Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo menyoroti penertiban sejumlah spanduk hingga baliho di Kota Depok yang baru-baru ini diinstruksikan Wali Kota Mohammad Idris melalui surat edarannya.
Sigit mengungkapkan bahwa penertiban atribut partai politik (parpol) di Kota Depok oleh Mohammad Idris bukanlah sebuah prioritas. Ia menyebut Wali Kota sebaiknya membenahi persoalan sampah terlebih dahulu.
"Pak @IdrisAShomad daripada ngurusin spanduk dan baliho parpol, nggak mau fokus ngurus sampah dulu? cuit Sigit dalam akun Twitter pribadinya, Rabu (5/7/2023).
Sigit kemudian mengunggah sebuah foto di salah satu lokasi di Kota Depok masih memiliki persoalan terkait sampah.
Foto yang diunggah kader PSI itu memperlihatkan sebuah baliho milik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang bertuliskan "PKS Menang Anies Presiden RI" di depan tumpukan sampah.
Dalam keterangannya Sigit menerangkan bahwa itu adalah tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Agung. Ia meyakini bahwa persoalan ini juga terjadi di wilayah Kota Depok lainnya.
Menurut Sigit, penumpukan sampah terjadi akibat penumpukan armada truk sampah milik pemerintah Kota Depok di tempat pembuangan akhir (TPA).
"Ini di Pasar Agung dan terjadi di mana-mana di Depok karena terjadi penumpukan armada truk sampah di Cipayung," kata Sigit dalam keterangannya.
Kader PSI itu pun kemudian menyindir Mohammad Idris terkait permasalahan sampah yang masih belum teratasi, termasuk masih adanya baliho milik PKS yang tidak masuk dalam penertiban oleh pemerintah Kota Depok.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kebohongan Anies, Akhirnya Dibayar Tunai Sampai Begini
"Nunggu ada baliho 'PSI Menang, Walikota Kaesang, Sampah Pun Hilang'?" imbuhn Sigit dalam cuitannya itu.
Sebelumnya, Sebelumnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 300/345-Satpol. PP tentang tertib pemasangan lambang, simbol, bendera, spanduk, umbul-umbul banner, reklame maupun atribut lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular