Pengamat Politik Rocky Gerung mengomentari perihal dugaan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menerima uang Rp 27 miliar dalam kasus pengadaan BTS yang menyeret nama Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.
Pengacara Direktur PT Solitech Media Synergi Irwan Hermawan, Maqdir Ismail mengatakan ada seseorang yang hari ini mengembalikan uang sebanyak Rp 27 miliar kepada kliennya.
Uang tersebut diduga merupakan bagian dari aliran duit korupsi BTS 4G di Kemkominfo. Maqdir tidak mengatakan secara gamblang bahwa pihak yang mengembalikan tersebut adalah Dito Ariotedjo.
Namun, Irwan menyebut nama Dito ketika memberikan kesaksiannya. Irwan mengaku kepada penyidik bahwa dirinya memberikan Rp27 miliar pada November-Desember 2022 kepada Dito.
Tujuannya yaitu untuk meredam pengusutan perkara proyek BTS ini oleh Kejaksaan Agung. Saat Irwan menyerahkan uang tersebut, Dito masih menjabat sebagai staf khusus Kementerian Koordinator Perekonomian.
Menanggapi hal tersebut, Rocky mengatakan kasus BTS akan terus berlanjut terlepas dari apapun transaksi yang terjadi di antara orang-orang yang terlibat di sana.
Itu karena, kasus BTS berkaitan dengan pemilihan presiden. Namun, bagi kubu Surya Paloh, kasus BTS ini bisa dimanfaatkan.
“Saya kira ini kasus akan berlanjut terus lepas dari transaksi di antara mereka. Karena ini soal Pilpres. Ini bagi Surya Paloh ini kesempatan dia untuk zig-zag. Kesempatan dia untuk surfing di dalam kekacauan,” ujar Rocky, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube pribadi pada Rabu (5/7/2023).
Ahli ilmu filsafat ini kemudian menyoroti pola yang ada saat ini yaitu pengembalian uang yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi.
Baca Juga: Seorang Pria Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Depan Ruko Sungai Raya Dalam
“Memang pola itu seolah-olah kalau dibalikin selesai kasus. Kalo nggak ketauan bagaimana coba? Jadi dia membalikkan uang itu karena percaya bahwa hukum akan imparsial,” ujar Rocky.
Berita Terkait
-
Pengamat Soal Menpora Kembalikan Uang Diduga Terkait Kasus BTS: Meski Telah Mengembalikan Hasil Curiannya, Maling Tetap Maling
-
Johnny G Plate Seret Jokowi, Bagaimana Perintah Sebenarnya Proyek BTS Kalau Tidak Dikorupsi?
-
Johnny G Plate Ungkap Perintah Jokowi di Pusaran Korupsi BTS Kominfo, PDIP: Perintah yang Mana?!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Wali Kota Rico Waas Copot Paman Bobby Nasution dari Jabatan Kadisdikbud Medan
-
Melawan Rindu dan Kerasnya Hidup Demi Kenyamanan Tinggal di Perantauan
-
Realme Buds T500 Pro Resmi Debut: TWS Murah dengan ANC, Baterai Tahan 56 Jam
-
Signal 2 Diisukan Gagal Tayang Tahun Ini di tvN, Pachinko Jadi Pengganti?
-
Prediksi El Nino 2026 Bikin Suhu Panas Ekstrem, Lindungi Kulitmu dengan 5 Skincare Andalan Ini!
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
-
Fakta Baru Data Gaikindo Tentang MPV Mewah: Toyota Alphard Tumbang, Denza D9 Menang
-
Syekh Ahmad Al Misry Resmi Dipolisikan soal Dugaan Pelecehan Sesama Jenis, Korban Diancam Fisik
-
Naturalisasi Disetop Sementara, Erick Thohir Pilih Timnas Indonesia Tampil Apa Adanya
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon