Salah satu faktor maraknya kekerasan seksual adalah kurangnya literasi kekerasan seksual di masyarakat.
“Literasi akan membentuk kesadaran masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala bentuk kekerasan seksual. Jika literasi ini kurang dan materi-materi kekerasan seksual tidak didapatkan masyarakat maka dampaknya sangat mengerikan yaitu naiknya angka kekerasan seksual dalam 13 tahun terakhir ini,” kata Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai NasDem, Amelia Anggraini dalam keterangannya, dikutip Liberte Suara, Kamis (6/7/2023).
Amel memberikan contoh peristiwa pencabulan tiga anak oleh ayah mereka sendiri di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Orang yang seharusnya melindungi keluarga, malah menjadi predator kekerasan seksual.
Menurut Amel, RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) menjadi jawaban dari segala bentuk kekerasan seksual saat ini.
Problem literasi kekerasan seksual di masyarakat diejawantahkan dalam pasal-pasal pencegahan kekerasan seksual, bahwa sosialisasi materi terkaitnya akan dijalankan di instansi-instansi pemerintahan, swasta, dan juga institusi pendidikan.
“Kemendikbud telah menjadi pelopor di institusi pendidikan tinggi terkait peraturan untuk mencegah kekerasan seksual di kampus. Kita berharap semua institusi pemerintahan dan swasta melakukannya. Dan pekerjaan rumah kita adalah untuk terus menggaungkan literasi tentang kekerasan seksual di masyarakat agar angka kekerasan seksual menurun,” papar Amel
Bukan hanya literasi, politisi asal Bengkulu itu juga menyoroti tentang aparat hukum yang menghentikan penyelidikan kasus perkosaan tiga anak oleh ayah mereka itu.
“Kasus ini saya harapkan dibuka lagi dan proses penyelidikan dilakukan kembali oleh kepolisian setempat. Dan yang penting, pastikan ibu korban yang memperjuangkan keadilan mendapatkan pendampingan hukum,” pungkas Amel.
Baca Juga: Ditanya Masih Gadis Atau Sudah Jadi Ibu, Begini Jawaban Nyeleneh Lina Mukherjee
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
18 Tahun Bungkam, Michael Ballack Bergetar Saat Ceritakan Kematian Tragis Sang Anak
-
Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi, Percepat Target Zero ODOL 2027 di Jawa Timur
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir
-
Hyeongjun CRAVITY Siap Debut Akting Lewat Drama Rom-Com Kill the Romeo
-
Pegadaian Perkuat Transformasi Layanan Lewat Kampanye Nasional Melayani Sepenuh Hati
-
5 Fakta Terkuaknya Kasus Penganiayaan Berat di Bantul: Dua Pelaku dengan Peran Berbeda
-
Pekerja Swasta Protes THR Kena Pajak, Menkeu Purbaya: Protes ke Bosnya Dong!
-
5 Fakta Mengejutkan Dibalik Video Viral Pengejaran Begal Payudara di Pati
-
Harga Cabai Rawit Tembus Rp78.900/kg, Ini Daftar Lengkap Harga Pangan Terbaru Hari Ini
-
Stok Barang Impor Mampet, Pengusaha Ritel Cemas Momentum Lebaran 2026 Terganggu