/
Jum'at, 07 Juli 2023 | 17:46 WIB
Yusuf Muhammad (Youtube 2045 TV)

Loyalis Presiden Joko Widodo (Jokowi), Yusuf Muhammad, mengomentari pernyataan Ketua Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi yang menyinggung soal musuh.

Budi menegaskan bahwa pihaknya tidak memilih musuh. Hal tersebut diungkap Budi usai ditanya sudah adakah relawan Ganjar Pranowo yang mendatangi pihaknya.

Budi mengatakan bahwa hingga saat ini dirinya baru menerima kunjungan dari relawan Prabowo Subianto namun dirinya terbuka terhadap pihak manapun yang ingin menjalin komunikasi.

"Kita ini terbuka dan kita ini politik kita asik-asik saja. Kita ini nggak punya musuh. Musuh kita cuma orang- orang sombong sama orang pelit. Yang lain semua teman saya," kata Budi Arie kepada wartawan di Kantor DPP Projo, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2023).

Budi kemudian membocorkan sejumlah pembahasan yang dilakukan pihaknya dengan kelompok relawan Prabowo 08 yang dipimpin Fauzi Badila. Dia berharap adanya kesamaan tujuan dalam mengusung capres.

Namun, Budi mengatakan bahwa pertemuan dengan relawan Prabowo belum mengerucut pada kesimpulan pihaknya mendukung Prabowo sebab hingga saat ini dia masih mengikuti arahan presiden untuk tidak terburu-buru menentukan arah dukungan.

Menanggapi hal tersebut, Yusuf mengatakan bahwa bagi relawan nasionalis, musuh mereka adalah para bandit perongrong negara, koruptor, intoleransi dan radikalis.

“Bagi relawan nasionalis, musuh kami adalah para bandit-bandit perongrong negara, koruptor, intoleransi dan radikalis,” ujar Yusuf, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @yusuf_dumdum pada Jumat (7/7/2023).

Namun, meskipun sesama relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi), ternyata musuh Projo hanya orang sombong dan pelit.

Baca Juga: Blok G Pasar Tanah Abang jadi Sarang Preman, Copet hingga Jambret Pesta Sabu, Pedagang Takut Lapor: Kita Bisa Diusir

Hal itu menunjukkan adanya perbedaan di antara keduanya. “Tapi kalau Projo musuhnya cuma orang sombong dan pelit. Sampai sini sudah paham ?” sambungnya.

Load More