/
Jum'at, 07 Juli 2023 | 19:30 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Suara.com/ Ria Rizki)

Politikus Partai Demokrat, Soeyoto, mengomentari perihal Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang ‘dirujak’ netizen karena perkara rumput lapangan Jakarta International Stadium (JIS).

Ia meyakini alasannya karena Menteri PUPR berlagak seperti FIFA padahal FIFA sendiri belum melakukan verifikasi terhadap rumput lapangan JIS.

“Dirujak netizen? Keknya iya. Karena sok FIFA, padahal FIFA sendiri belum verifikasi,” ujar Soeyoto, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @soeyoto1 pada Jumat (7/7/2023).

Soeyoto kemudian mempertanyakan apakah hasil pekerjaan ahli rumput di beberapa stadion yang lolos sebagai venue Piala Dunia U-20 kemarin lebih baik dari JIS.

“Apa karya "ahli rumput" di beberapa stadion yang lolos untuk U20 kemarin lebih baik dari JIS?” tanya kader partai yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini.

Tidak hanya itu, akhirnya terbongkar juga pada saat kejuaraan Piala Dunia U-20 di Argentina perihal kualitas lapangan pertandingannya.

Terungkap rumput lapangan tersebut botak-botak dan hal tersebut tidak dipermasalahkan FIFA. Namun anehnya rumput JIS yang berkualitas justru dipermasalahkan.

“Akhirnya juga dibuka Bang Karni Ilyas di acara ILC kemarin bahwa saat Kejuaraan Dunia U20 di Argentina lapangannya botak-botak. Terutama didepan gawang, FIFA gakpapa tuh. Kok rumput di JIS yg begitu bagus divonis gak standar FIFA,” tutur Soeyoto.

Untuk diketahui, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau sejumlah fasilitas di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Selasa (4/7/2023).

Baca Juga: 6 Bumbu Dapur yang Kaya Antioksidan Tinggi, Jadi Bumbu Wajib di Masakan!

Hal tersebut guna melihat kesiapan dan standardisasi stadion untuk berbagai perhelatan yang akan digelar, termasuk Piala Dunia U-17.

Load More