Penggiat Media Sosial, Chusnul Chotimah kembali menyoroti carut-marut terkait renovasi dari Jakarta International Stadium (JIS). Ia mengatakan bahwa satu lagi kebohongan terbongkar ke masyarakat soal hal tersebut.
Hal ini merujuk pada statement Kubu Anies Baswedan, diketahui mereka menyebut bahwa pembangunan proyek tersebut sesuai dengan standar dunia karena dibangun oleh Buro Happold. Namun ternyata konsultan perencanaan tersebut bukanlah pihak yang membangun proyek tersebut.
Perusahaan itu baru-baru ini memberikan klarifikasi bahwa mereka hanya ditunjuk sebagai pembuat panduan desain dan jasa konsultasi. Selain itu pihaknya juga menyebut bahwa pembangunan stadion tersebut berbeda dengan konsep desain yang mereka buat sebelumnya. Sontak hal ini membuat terkejut banyak pihak termasuk Chusnul.
"Faktanya Buro Happold tidak pernah mendesain stadion JIS, juga tidak terlibat dalam pekerjaan konstruksi," ungkapnya melalui akun medsos pribadinya, dikutip Senin (10/07/2023).
Atas hal ini, dirinya curiga ada masalah lebih besar dalam pembangunan dari JIS. Oleh karenanya ia mendorong proyek tersebut untuk diaudit kembali, terlebih dana triliunan rupiah telah habis demi membangun JIS.
"Lihat kebohongan besar kubu Anies ini, setuju dengan @psi_id yang sudah lama bersuara, segera audit JIS, 4,5 T itu uang rakyat," tegasnya.
Sementara itu, Juru Bicara Anies Baswedan, Angga Putra mengingatkan bahwa inspeksi terkait kelayakan stadion itu guna pelaksanaan piala harus dilakukan oleh pihak FIFA. Hal ini untuk mendengar arahan langsung dan bagian yang perlu diperbaiki serta politisasi jelang Pilpres 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Sinopsis Toy Story 5, Usaha Woody dan Mainan Hidup Lawan Kehadiran Gadget
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi