Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sigit Widodo, mengungkapkan rasa herannya dengan sikap dari Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan BTS 4G.
Adapun dua partai politik (parpol) tersebut yang menjadi oposisi pemerintahan tersebut, kerap berteriak paling keras jika ada kesalahan pemerintah apalagi yang berkaitan dengan korupsi anggaran.
Hal tersebut ditanggapi Sigit Widodo dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Sigit Widodo menyinggung sikap Partai Demokrat dan PKS yang paling keras berteriak jika pemerintah melakukan kesalahan.
"Kalau ada kesalahan yang dilakukan oleh pemerintah apalagi terkait korupsi anggaran, dua partai oposisi @PDemokrat dan @PKSejahtera biasanya yang paling keras teriak," ujar Sigit Widodo dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @sigitwid, Senin (10/7).
Lebih lanjut, Sigit Widodo mengatakan bahwa saat munculnya dugaan kasus korupsi BTS yang saat ini terang benderang senilai Rp8 triliun tapi sikap kedua partai tersebut malah diam.
Sementara itu, diketahui bahwa dalam dugaan tersebut menyeret nama salah satu elite Partai NasDem, Johnny G Plate.
Partai NasDem, Partai Demokrat dan PKS saat ini berkoalisi dalam mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024.
Baca Juga: Menerka Maksud Nathalie Holscher yang Memeluk Buku Karya Aidh al-Qarni dalam Video Lepas Hijab
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?