Beredar video berjudul ‘APARAT TEMUKAN GUDANG EMAS MILIK PANJI GUMILANG, DIDUGA KORUPSI ASET NEGARA‘’, yang diunggah oleh akun youtube Kabar News pada Minggu (09/07/23).
Narasi video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa di dalam Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun yang dipimpin Abdus Salam Panji Gumilang alias Panji Gumilang terdapat tumpukan emas.
Narasi itu juga ditambah, bahwa tumpukan emas tersebut berasal dari korupsi aset negara.
Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail Panji Gumilang yang berdiri di antara para aparat keamanan, dengan tumpukan emas di belakangnya.
Video itu pun disertai tulisan ‘GUDANG EMAS DITEMUKAN, TERNYATA PANJI GUMILANG JUGA KORUPSI ASET NEGARA !!!’
Baca Juga: 3 Tips Naik Jabatan dari Cheon Sa Rang, Selalu Ingin Belajar Hal Baru
PENJELASAN
Pendiri Ponpes Al Zaytun adalah seorang pria bernama lengkap Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, MP kerap dipanggil Syekh Panji Gumilang adalah pendiri Ponpes AL Zaytun, tepatnya pada 13 Agustus 1996.
Sosok Panji Gumilang memiliki rekam jejak cukup kontroversial. Pria kelahiran Desa Sembung Anyar ini sempat dikaitkan dengan gerakan Darul Islam / NII KW9. Gerakan ini dipimpin oleh Abu Toto, diduga nama alias Panji Gumilang.
Kini pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD tengah menyelidiki dugaan penyimpangan ajaran dalam Ponpes ini.
Namun setelah ditelusuri pihak KABAR NEWS tak mencantumkan bukti penemuan emas tersebut, terlebih dari mana asal muasalnya.
Untuk diketahui kebenarannya, saat ini justru Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir 33 rekening atas nama institusi Pondok Pesantren Al Zaytun.
Selain milik ponpes, PPATK juga memblokir 256 rekening terkait Panji Gumilang. Pemblokiran itu, kata Ivan, dilakukan untuk kepentingan proses analisis keuangan.
Disisi lain, Mahfud MD sempat mengatakan Panji Gumilang memiliki 256 rekening bank dan enam identitas. Sementara itu, pondok pesantrennya total punya 33 rekening atas nama institusi.
"Ada dari 256 rekening atas nama dia, dan 33 rekening atas nama institusi, jadi 289," katanya.
Menurut Mahfud, transaksi keuangan di ratusan rekening itu masuk kategori agak mencurigakan.
KESIMPULAN
Video ‘APARAT TEMUKAN GUDANG EMAS MILIK PANJI GUMILANG, DIDUGA KORUPSI ASET NEGARA‘ yang diunggah akun youtube Kabar News memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan
-
Dituduh eks Istri Andre Taulany Langgar Privasi, Pengacara ART: Foto Pagar Rumah Bukan Data Pribadi
-
Oknum Guru Ngaji Kabur usai Diduga Lecehkan 11 Anak Bawah Umur di Kukar