Suara.com - Putri dari Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang kini disorot usai membela ayahnya melalui media sosial. Ia yang bernama Anis Khairunnisa itu seolah tak terima sang ayah disebut sebagai penista agama dan memberikan ajaran sesat kepada santrinya.
Anis bahkan berterima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung Panji Gumilang. Ia juga sebelumnya sempat menerima sorotan setelah menyebut gagasan ayahnya diambil berdasarkan nilai universal. Pernyataannya ini lantas menuai penasaran publik akan sosoknya.
Sosok Anak Panji Gumilang
Anis membagikan kata-kata bijak di akun Facebook miliknya, Anis Khairunnisa. Unggahannya ini dianggap sebagai pembelaan terhadap sang ayah yang kini tengah terlibat kasus penistaan agama. Ia juga berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendoakan ayahnya.
"Sebelum sibuk menghakimi seseorang sesat dan menjebloskannya pada persoalan menistakan agamanya sendiri. Sebaiknya mari sibuk untuk terus belajar. Memperkaya literasi agar berpikir lebih adil, beradab dan berkeprimanusiaan," tulis Anis.
"Alhamdulillah. Begitu banyak untaian doa, dukungan dan simpati yang kami terima dari masyarakat. Terima kasih kami ucapkan. Semoga ini menjadi pelajaran untuk semua masyarakat Indonesia tercinta. #savealzaytun #savepanjigumilang," imbuhnya.
Tak hanya itu, Anis Khairunnisa juga sebelumnya menyebut bahwa gagasan Panji Gumilang berdasarkan nilai universal. Ia kemudian menilai jika hal tersebut belum dipahami lebih lanjut oleh sebagian masyarakat, sehingga muncul kontra di dalamnya.
"Gagasan atau pemikiran Syaykh Al Zaytun dari nilai-nilai Ilahiyah (nilai universal) diaktualisasikan dan dipersonafikasi dalam karya yaitu Mahad Al Zaytun," tulis Anis.
"Saat itu mungkin gagasan ini disalahartikan oleh sebagian orang dan belum banyak dipahami oleh sebagian besar masyarakat dalam kehidupan yang hakiki berbangsa dan bernegara," sambungnya.
Panji Gumilang sendiri saat memenuhi panggilan tim investigasi di Gedung Sate, Bandung, pada 23 Juni lalu, turut memperkenalkan Anis Khairunnisa ke sejumlah tokoh yang hadir. Ia mengatakan bahwa anak keempatnya itu merupakan calon anggota legislatif (caleg) dari PKB.
Baca Juga: Putri Panji Gumilang Bantah Kesesatan di Pesantren Al Zaytun, Begini Katanya
"Ini namanya Anis Khairunnisa. Ini calon dari pada PKB. Ini anak saya yang keempat," ujar Panji Gumilang melansir kanal Youtube Al Zaytun Official, Sabtu (8/7/2023).
Anis kini diketahui tengah menjadi caleg dari PKB. Di mana sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PPP. Ia juga kerap nyaleg DPR RI tahun 2014 dari PPP untuk daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat 8 (Indramayu-Cirebon), namun gagal.
Anak dari Panji Gumilang itu juga disebut-sebut merupakan lulusan UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Adapun saat ini Anis bakal kembali mencoba peruntungannya di Pileg 2024 dengan maju sebagai caleg dari PKB untuk daerah pemilihan yang sama.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Putri Panji Gumilang Bantah Kesesatan di Pesantren Al Zaytun, Begini Katanya
-
Deretan Fakta Masjid di Ponpes Al Zaytun: Dipercaya Bakal Jadi Sejarah
-
Peluang Kasus Lain Mulai Terbuka, Bareskrim Dalami Dugaan Keterlibatan Ponpes Al Zaytun dengan NII
-
Ali Mochtar Ngabalin Heran Pesantren Al Zaytun Dituduh Sesat, Sampai Pasang Badan Bela Panji Gumilang
-
CEK FAKTA: Ternyata Ahok Adalah Pemilik Ponpes Al Zaytun, Big Data Saham Ditemukan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri