Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sigit Widodo, memberikan tanggapan atas reaksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhadap pernyataan Kaesang Pangarep.
Dalam podcast bersama Denny Cagur, Kaesang menyinggung soal Kota Depok. Dia mengatakan dirinya akan memberantas tuyul.
"Mungkin kita berantas tuyul dulu ya, takutnya kan merajalela, ngambilin duit masyarakat, itu kan yang rugi masyarakat juga,” ujar Kaesang.
Pernyataan tersebut kemudian ditanggapi oleh Sekretaris Tim Penjaringan DPD PKS Kota Depok, Bobby Hermanto Setiawan. Dia mengaku tidak memahami maksud pernyataan Kaesang tersebut.
Bobby menegaskan bahwa PKS selama ini selalu menuntaskan janji kampanyenya mulai dari mengawasi hingga mengeksekusi program pemerintah.
"Memang masih ada yang pelihara tuyul? Kalau kami kan bahasanya jelas, 10 janji kampanye, tuntaskan, selesai. Bagaimana dewan mengawasi, pemerintah kota mengeksekusi dan masyarakat ikut menyukseskan," ujar Bobby.
Dia mengklaim PKS sudah berpengalaman di bidang politik dan salah satu buktinya yaitu kepercayaan masyarakat Depok dalam memilih calon pemimpin yang diusung PKS.
"Ini terbukti. Selama 20 tahun kita tunaikan janji kampanye, masyarakat kembali memilih calon yang diusung PKS," papar Bobby.
Menanggapi hal tersebut, Sigit berseloroh dan meminta Bobby untuk bertanya pada teman-temannya apakah ada yang memelihara tuyul atau tidak.
Baca Juga: Kelanjutan Drama Perceraian Desta dan Natasha Rizky: Nasib Anak-Jumlah Nafkah
““Coba tanya temen-temen, Pak. Siapa tahu ada yang pelihara,” ujar Sigit, dikutip Suara Liberte pada Selasa (11/7/2023).
Berita Terkait
-
PSI Gerak Cepat Minta Pembangunan JIS Diaudit: Bentuk Pansus dan Usut sampai Tuntas
-
Kemaluan Ditendang hingga Dipukul Pipa, Tersangka Kasus Pencabulan Anak Tewas Dianiaya di Tahanan Polres Depok
-
Sikap Demokrat dan PKS Dinilai Berbanding Terbalik Terkait Kasus Dugaan Korupsi BTS yang Seret Nama Salah Satu Elite NasDem
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?