Kritikus Faizal Assegaf mengungkapkan bahwa Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bukanlah politisi yang kaleng-kaleng meski calon presiden (capres) yang diusungnya menjelang tahun politik 2024, Anies Baswedan kerap mengalami penjegalan.
Hal tersebut diungkapkan Faizal Assegaf dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Faizal Assegaf awalnya mengatakan bahwa Surya Paloh menjadi keluar dari lingkup Jokowi dan bersikap sebagai pihak yang tak lagi berada di zona nyaman kekuasaan Jokowi.
Terlebih lagi, kata Faizal Assegaf, sikap itu tampak dari NasDem yang mengusung Anies Baswedan menjadi bakal calon presiden (bacapres) untuk Pilpres 2024.
"Surya Paloh dan NasDem keluar dari zona nyaman kekuasaan Jokowi. Mendeklarasikan Anies Baswedan Capres. Angin perubahan itu memantik badai politik nasional. Istana terguncang!," ujar Faizal Assegaf dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @faizalassegaf, Selasa (11/7).
"Rakyat dibuat kaget, sebagian pihak meragukan manuver cerdas putra Aceh itu. Namun terbukti Nasdem tulus mengulur tangan, melebur dengan seluruh elemen oposisi," sambungnya.
Lebih lanjut, Faizal Assegaf juga mengatakan bahwa ada berbagai upaya penjegalan Anies Baswedan menuju Pilpres 2024. Menurut Faizal Assegaf, hal itu justru membuat Surya Paloh dan partainya itu semakin merapatkan barisan.
"Berbagai upaya menjegal Anies terus dilakukan. Justru bikin Surya Paloh dan NasDem makin solid. Tambah kencang menyerukan perubahan. Wajar publik bersimpati dan apresiasi," ungkap Faizal Assegaf.
"Lebih heroik, Surya Paloh lantang menegaskan: Jangankan masuk penjara, dibunuh pun bakal tetap dukung Anies. Sikap keberanian tersebut memompa semangat rakyat banyak," tambahnya.
Faizal Assegaf menegaskan bahwa Surya Paloh bukan politisi kaleng-kaleng. Surya Paloh dinilai sebagai tokoh pers dan sekaligus orator visioner yang terkenal tangguh di panggung nasional.
Baca Juga: Dari Growl hingga Cream Soda, EXO Ajak Fans Bernostalgia di Killing Voice
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kendal Tornado FC Tambah Amunisi, Birrul Walidain dan Andre Oktaviansyah Resmi Bergabung
-
Ungguli Jatim dan Jabar, Jateng Pimpin Penyaluran Kredit Perumahan Nasional
-
Kulit Glowing Alami Jadi Tren, Dokter Sebut Hidrasi Kunci Perawatan Estetika Masa Kini
-
40 Saksi Diperiksa, Kejari Tulungagung Segera Ungkap Tersangka Korupsi Tanah Griyo Dalem Kanjengan?
-
Jangan Anggap Remeh Meme Prabowo, Pakar Cium Aroma Perlawanan Senyap yang Bisa Meledak
-
Mitsubishi Fuso Akui Penjualan Melonjak Berkat Pengadaan Truk Koperasi Desa Merah Putih
-
PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA
-
BPDP Kucurkan Rp 1,3 T untuk Beasiswa, Tanggung Full Kuliah hingga Biaya Hidup Anak Petani Sawit
-
Pengamat Sebut Pelabelan Londo Ireng Sebagai Upaya Meredam Suara Kritis
-
Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara