/
Kamis, 13 Juli 2023 | 12:26 WIB
Tebet Eco Park Diklaim Karyanya Anies Baswedan, Eh Ternyata Dibangun Gubernur Sebelumnya: Dulu Namanya Taman Honda (Suara.com/Alfian Winanto)

Ramai masyarakat memuji bagaimana dunia mengakui keindahan design dari Tebet Eco Park. Taman tersebut mendapatkan memenangkan Design of The Year 2023. Hal ini rupanya tak cuma membuat bangga warga ibukota namun juga membuat munculnya sorak dari Pendukung Anies Baswedan.

Kubu mantan menteri pendidikan tersebut banyak yang mengklaim bahwa jagoannya adalah sosok yang telah membuat Tebet Eco Park. Salah satunya adalah Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu.

"Barusan dapat berita bahwa Tebet Eco Park yang dibuat oleh Pak @aniesbaswedan mendapatkan President Design Award 2023 dari Presiden Singapura," cuitnya seperti dilansir dari Twitter, Kamis (13/7).

Namun banyak pihak yang menentang cuitan tersebut, khususnya klaim bahwa tempat tersebut adalah buatan sosok dari Anies. Mereka mengatakan bahwa taman itu sudah dibangun jauh sebelum bakal calon presiden itu menjabat sebagai gubernur di DKI Jakarta.

"Eco Park Tebet dibangun ketika gubernurnya Fauzi Bowo pada tahun 2010. Ini orang sudah tua senangnya ngehoaks aja," ungkap @Fr4nst

"Lebih tepatnya awal dibangun tahu 2010 dan di revitalisasi tahu 2020...yang lengkap donk kalo kasih inpoh," balas dari @deserteagle1203

Setelah ditelusuri, Tebet Eco Park ternyata dibangun oleh Fauzi Bowo. Sebelumnya taman tersebut bernama Taman Honda.

Nama tersebut memang mengacu pada produsen kendaraan otomotif PT Astra Honda Motor. Perusahaan itu dulu membangun taman tersebut melalui program corporate social responsibility (CSR). Ia baru berganti nama setelah adanya instruksi Anies Baswedan di 2019.

Baca Juga: Prabowo Menang Head to Head Lawan Ganjar dan Anies, Penyerangan Gunakan Isu Tragedi HAM 1998 Sudah Tidak Mempan?

Anies yang pada saat itu mengunjungi tempat tersebut meminta warga tak lagi menyebutnya sebagai Taman Honda. Alasannya adalah demi mencerminkan pengelolaannya yang diurus oleh pemerintahan dari DKI Jakarta.

"Tidak, kami akan gunakan nama Taman Tebet. Lebih mencerminkan kenyataannya bahwa ini dikelola oleh pemerintah, didanai pemerintah, dibangun oleh pemerintah, dan dimanfaatkan oleh warga di lingkungan tempat ini," kata Anies (3/1/19).

Load More