Mendunianya Tebet Eco Park ternyata menjadi polemik tersendiri saat tahun politik jelang pesta demokrasi pada tahun mendatang. Masyarakat berdebat terkait dengan siapa yang berjasa membuat taman tersebut sampai mendapatkan penghargaan dari Singapura.
Hal ini terlihat dalam media sosial, salah satunya dalam unggahan akun dari Bachrum Achmadi. Ia mengklaim bahwa taman tersebut merupakan besutan dari Anies Baswedan.
"Tebet Eco Park Besutan Anies Raih President's Design Award Singapore. Ini ga bahaya ta!" ungkapnya dalam Twitter, Kamis (13/7).
Unggahannya tersebut langsung diserbu sejumlah netizen, banyak yang mengkritik hingga protes soal klaim bahwa Anies telah membangun Tebet Eco Park. Pasalnya taman tersebut sebenarnya sudah ada sejak lama dengan nama Taman Honda.
"Kalau cuma ganti nama dan di renovasi kan sudah kebiasaan, kayak ganti rumah sakit jadi rumah sehat, banjir jadi parkir air dll," ungkap dari @herilibraboy74
"Anies Baswedan hanya ceremonial gunting pita ya. Tebet Eco Park dibangun dengan dana wajib CSR oleh PT Astra Land," balas dari @CeciliaSuwanda1
"Apapun jenis hasil kerjanya. Tidak akan menjamin Anies jadi RI 1. Mau bantah?," cuit dari @yusi8787
Usut punya usut, Tebet Eco Park ternyata sebelumnya memang bernama Taman Honda. Tempat tersebut dibangun pada era pemerintahan dari Fauzi Bowo. Namun melalui revitalisasi alias renovasi, barulah taman itu berubah menjadi Tebet Eco Park.
Penggantian nama tersebut rupanya datang langsung sebagai instruksi untuk warga dari Anies Baswedan. Hal ini demi lebih merepresentasikan pengelola taman tersebut yang sudah diurus oleh Pemprov DKI Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis