Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengejutkan masyarakat dengan niatnya yang ingin memindahkan makan dari Pangeran Diponegoro ke Yogyakarta. Hal ini membuat sosok tersebut ramai dikritik netizen dari Indonesia.
Terlihat dalam unggahan seorang penggiat media sosial yakni Denny Siregar. Netizen menilai bahwa sosok tersebut tak memiliki visi yang jelas akan masa depan yang ingin diciptakannya soal Indonesia. Mereka juga menilai menteri pertahanan itu masih terjebak era masa lalu.
"Apalagi sih pak Prabbb... Kayak gada kerjaan aja, ngurusin makam. Yang diurusin tuh masa depan," ungkap @Dennysiregar7, seperti yang dilansir pada Minggu (16/7).
Beberapa netizen bahkan mengaitkan bahwa hal ini sebenarnya strategi guna mendapatkan suara masyarakat daerah Jawa. Prabowo diduga ingin mengunci suara mereka untuknya lewat memindahkan makan dari Pangeran Diponegoro.
"Ga nyampe kesana bang...Ayah masih bergelut sama masa lalu," balas dari @Alvonski134873
"Apa alasan yang disampaikan Prabowo kenapa harus dipindah?" ungkit dari @helmihakam7
"Prabowo tidak paham budaya dan spiritual Jawa , mindahin makam seenak jidat sendiri tanpa perhitungan yang jelas," tegas dari @sanatha_utama
Usulan ini sendiri datang secara tiba-tiba dari Prabowo. Ia mengatakan hal ini saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Makassar, Kamis (13/7/2023).
Prabowo dalam acara tersebut meminta izin kepada masyarakat untuk memindahkan tempat dari Makam Pangeran Diponegoro. Dari Kota Makassar, ia ingin memindahkan tempat peristirahatan terakhir sosok tersebut menuju Yogyakarta.
Baca Juga: Akbar Faizal Todong Anies, Ganjar, dan Prabowo Bersuara Soal Pencopetan dalam Kasus BTS
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon
-
Ambisi Rp20 Triliun: Siasat Lampung Ubah Tanah Lada Jadi Raksasa Industri Pangan Sumbagsel
-
Drakor The Trauma Code: Heroes on Call Berpotensi Lanjut Season 2 dan 3, Netflix Buka Suara
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Apakah Bedak Tabur Marcks Aman untuk Kulit Berjerawat? Ini Klaim dan Kandungan 3 Variannya
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih