/
Senin, 17 Juli 2023 | 20:14 WIB
Bacapres Anies Baswedan saat bersama Surya Paloh mendatangi acara Apel Siaga Perubahan NasDem di SUGBK, Jakarta. (Suara.com/Rakha)

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebutkan alasan harus memilih Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara apel siaga perubahan yang digelar Partai NasDem di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Minggu (16/7/2023).

Surya Paloh mengatakan alasannya karena Partai NasDem ingin membuktikan pluralisme yang digaungkan akan dipraktikkan dalam kehidupan nyata.

“Kenapa kita harus memilih Anies Baswedan? Karena kita mau membuktikan, plurarisme yang kita hargai bukan hanya di bibir, tapi juga dalam praktik kehidupan yang nyata,” ujar Surya Paloh, dikutip Suara Liberte dari laman resmi Partai NasDem.

Selain itu, Surya Paloh juga menyinggung perihal persiapan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024. Menurutnya, KPU dan Bawaslu harus melaksanakan tugasnya dengan menjadi penyelenggara yang jujur dan profesional.

“Dalam kesiapan kita mengikuti pemilu pada 2024 yang akan datang, saya ingin menyerukan kepada penyelenggara dan pengawas pemilu untuk melaksanakan tugasnya sebagaimana yang diamanahkan secara profesional dan penuh moral,” ujarnya.

Itu karena, Indonesia membutuhkan Pemilu yang jujur dan adil sehingga tidak ada gunanya jika Pemilu yang dilaksanakan malah menimbulkan perpecahan.

Surya Paloh menyebut Pemilu yang menimbulkan perpecahan sebagai musuh bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Musuh kita bersama, bukan musuh diantara kita satu sama lain. Bukan musuh atas dasar perbedaan agama, perbedaan partai politik, tapi maksud kita adalah kebodohan dan ketidakadilan. Inilah musuh kita bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Baca Juga: Punya Fasilitas Lengkap, Atletik Pilih Jalani Pemusatan Latihan di Tiongkok

Untuk diketahui, selain ratusan ribu kader, Apel Siaga Perubahan juga dihadiri Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan seluruh jajaran pengurus DPP Partai NasDem. Lalu, Capres Anies Baswedan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan pengurus lainnya.

Terlihat pula Ketua DPP Partai Golkar Christina Aryani dan rekan separtainya yakni Rizal Mallarangeng dan Supriansa.

Load More