Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman, menyebut Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh secara implisit menunjukkan penyesalannya pernah terpukau dengan gagasan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Adapun gagasan yang dimaksud yaitu revolusi mental. Hal tersebut diungkap Surya Paloh dalam pidatonya di Acara Apel Siaga Perubahan, GBK, Minggu, 16 Juli 2023.
Surya Paloh mulanya mengungkit dukungan yang diberikan Partai NasDem kepada Jokowi di Pilpres 2014 silam. Mestinya, Indonesia telah mengalami kemajuan signifikan namun harapan tersebut belum terealisasi.
“Tapi, sayang seribu kali sayang, sayang seribu kali sayang harapan belum menjadi kenyataan. Apa yang harus berani kita nyatakan menjelang 78 tahun kemerdekaan bangsa yang kita miliki, sebenarnya kita memahami bahwasanya kemerdekaan yang kita miliki ini bukanlah hanya pemberian atau hadiah yang kita peroleh dari kaum penjajah," imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Benny mengaku salut dengan Surya Paloh karena berkata jujur, terbuka, dan berbicara apa adanya untuk rakyat.
Terlebih, Surya Paloh juga secara implisit menyesal pernah mendukung narasi revolusi mental yang dicanangkan Presiden Jokowi.
“Lebih salut lagi karena pak Surya secara implisit menyesal pernah terpukau dengan narasi Pak Jokowi tentang revolusi mental yang menjadi ideologi kerjanya,” ujar Benny, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @BennyHarmanID pada Selasa (18/7/2023).
Menurutnya, revolusi mental yang dijanjikan hanya menjadi kata-kata gong gemerincing karena praktiknya jauh dari yang diharapkan.
“Sayangnya revolusi mental yang dijanjikan hanya menjadi kata-kata gong gemerincing (ini kata-kata saya), praktenya jauh dari yang diharapkan,” ujar Benny.
Baca Juga: Rugikan Negara Rp 5,7 Triliun, Crazy Rich Brebes Windu Aji Sutanto Ditahan Kejagung
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat ini kemudian mengatakan bahwa mencalonkan Anies Baswedan adalah solusi untuk melakukan perubahan karena revolusi mental yang belum terealisasikan.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi menyoroti perihal NasDem yang masih berada di dalam pemerintahan Presiden Jokowi.
Menurutnya, NasDem tak perlu bertindak sebagai antitesa pemerintah melainkan seharusnya ikut bertanggung jawab atas program-program pemerintah.
"Semestinya Nasdem ya jangan menjadi antitesa pemerintah, yang mengkritik kebijakan pemerintah. Tetapi jika ada kekurangan dan kelemahan pelaksanaan program, ya semestinya ikut bertanggung jawab memperbaiki, memperbarui, melakukan perubahan sesuai visi Presiden Jokowi," kata Viva kepada awak media pada Senin (18/7/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Atletico Madrid Hancurkan Barcelona 4-0! Diego Simeone Ejek Lamine Yamal
-
PSMS Medan Incar Tiga Poin Saat Lawan Sumsel United Besok
-
FOMO Sehat ala Gen Z, Mitos Obesitas, dan RS Tapi Homey
-
Kejutkan Penggemar! G-Dragon Pastikan BIGBANG Comeback 2026
-
Review Suzuki Access 125: Harga, Spesifikasi, dan Konsumsi BBM
-
Abraham yang Paham Gagal
-
Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
-
Dasco Janji UU Ketenagakerjaan Baru Selesai Oktober: Kami Libatkan Buruh
-
Profil Ferran Syarif Alinegara, Kiper Keturunan Serang yang Sedang Bersinar di Liga Belanda
-
Daftar Harga Mobil di Bawah Rp 300 Juta yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026