/
Jum'at, 21 Juli 2023 | 15:58 WIB
Budiman Sudjatmiko (Suara.com/Alfian Winanto)

Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko mengaku telah memperhitungkan risiko menemui Bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Seperti diketahui, Budiman berkunjung ke kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Selasa malam (18/7/2023).

Ditemui usai pertemuan tersebut, Budiman mengatakan pertemuannya itu atas keinginannya sendiri, tidak mewakili partai.

Terkait keputusannya berani menemui Prabowo, Budiman menilai Prabowo adalah kandidat suksesor Presiden Joko Widodo yang kuat.

“Dia ada di dalam calon yang kuat untuk menjadi suksesor Pak Jokowi,” ujar Budiman, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube Mind TV Indonesia pada Jumat (21/7/2023).

Oleh karena itu, sebagai manusia politik yang realistis, pragmatis, dan faktual, Budiman memutuskan untuk tidak menipu dirinya sendiri dan lebih memilih menghadapi fakta tersebut.

Selain itu, Budiman juga telah memperhitungkan risiko yang akan dihadapinya imbas perbuatannya menemui Prabowo, termasuk risiko ditegur PDIP.

“Saya beranikan diri dengan segala semua cerita yang Bung bilang tadi, saya consider juga. Pun itung-itungan resiko atau kalau ini ditegur partai. Serius saya udah itung,” ujar Budiman.

Untuk diketahui, Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, mengatakan pihaknya akan memanggail Budiman Sudjatmiko untuk dimintai keterangan terkait pertemuan dengan Prabowo.

Baca Juga: Fatal! Ronaldo Ketahuan Pakai Aksesoris Adidas meski Diendorse Nike

“Pasti kami panggil. Semua diperlakukan sama,” ujar Komarudin saat dihubungi ANTARA dari Jakarta pada Rabu (19/7/2023).

Load More