Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Denny Indrayana diketahui tengah menghadapi kasus dugaan pembocoran informasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sistem Pemilu.
Dalam perkembangan terbaru, Bareskrim Polri telah menaikkan status perkara tersebut sebagaimana disampaikan oleh Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.
Dia mengatakan perkara tersebut tengah ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. "Sudah ditangani oleh Pak Dirsiber, sudah tahap penyidikan masih berproses," ujar Agus kepada wartawan, Senin (26/6/2023).
Buntut dari kasus tersebut yaitu penonaktifan Denny sebagai Wakil Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) 2019-2024. Namun, Denny mengaku bahwa dirinya yang meminta dinonaktifkan oleh KAI.
Hal tersebut ditegaskan Denny melalui cuitan di akun Twitter miliknya. Dia mengatakan bahwa pimpinan KAI yang lain sepakat atas inisiatif Denny untuk non-aktif selagi menghadapi kasus.
“Penonaktifan bukan pemberhentian. Harap dicatat, yang meminta non-aktif dari posisi Vice President Kongres Advokat Indonesia, dan berinisiatif mundur dari WA grup Pimpinan KAI adalah saya sendiri, tentu kemudian disokong Pimpinan KAI yang lain. Kami sepakat,” ujar Denny, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @dennyindrayana pada Jumat (21/7/2023).
Denny mengatakan bahwa dia dan KAI ingin memberikan contoh standar etika-moral yang harus dijunjung tinggi.
“Kami ingin memberi contoh, dalam pemeriksaan etika, standar etika-moral harus dijunjung tinggi. Karena itulah saya berinisiatif mengusulkan dua hal itu: non-aktif sebagai Vice President KAI dan keluar sementara dari WA grup Pimpinan KAI,” ujarnya.
Selain persoalan etika-moral, Bakal calon legislatif dari Partai Demokrat ini mengatakan tindakannya juga untuk menjamin proses hukum yang dilaluinya berjalan adil dan jujur.
Baca Juga: Viral Pesepeda Lansia di Bekasi Jadi Sasaran Jambret, Polisi Cek TKP
“Dua hal itu saya lakukan untuk menjamin proses pemeriksaan berjalan adil dan jujur buat semua,” ujar Denny.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
Terkini
-
Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana
-
3 Sabun Mandi Batangan Paling Laris di Shopee, Review Pembeli Terbukti Ampuh Mencerahkan Kulit Kusam
-
UU Polri Baru Disahkan, tapi Reformasi Butuh Lebih dari Sekadar Pasal
-
Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri
-
Kurir Sabu 6,9 Kg dan 969 Etomidate dari Malaysia Ditangkap di Pekanbaru
-
Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco
-
Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi
-
Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana, Benarkah Calon Menkeu Baru?
-
Intip Rahasia TPA Tamangapa Makassar Kelola Limbah Cair Berbahaya
-
Selain Rp2 Miliar, KPK Temukan Rekening Nomine atas Nama OB dalam Kasus Bupati Edison