Kader PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko kembali buka suara terkait dengan pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ia mengaku tak masalah dengan sejumlah respons negatif atas manuvernya tersebut jelang Pilpres 2024.
Dirinya mengatakan bahwa ia tak peduli dengan cemoohan yang datang atas hal tersebut karena dirinya sudah merasakan kenyataan yang lebih pahit dari sekedar kritikan ataupun makian dari sejumlah elemen masyarakat di Indonesia.
Ia mengaku pertemuan tersebut memiliki dasar akan keinginannya untuk mengamankan enam agenda demi masa depan yang lebih baik di Indonesia. Salah satunya adalah hilirisasi yang digaungkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Gak masalah menghadapi semua itu, selama itu untuk mengejar agenda-agenda hilirisasi, digitalisasi, konektivitas, dekarbonisasi, pendidikan SDM & Dana Desa, aku fokus," ujarnya seperti yang dilansir dari akun pribadi media sosialnya, Senin (24/7).
Budiman juga mengungkit bahwa dirinya akan mengabaikan tokoh-tokoh yang tak memiliki enam agenda tersebut dalam visi mereka untuk masa depan dari tanah air.
"Yang gak punya agenda-agenda selain itu, abaikan saja," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto juga turut menilai bahwa tak manuver politis dari Budiman Sudjatmiko. Hasto menilai hal itu sudah disampaikan langsung oleh Budiman.
"Itu bukan manuver politik itu silaturahmi dan saya tadi juga berkomunikasi dengan bung Budiman Sudjatmiko karena selama ini kami cukup intens," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Sabtu (22/7).
Baca Juga: Sanjung Gibran di Depan Jokowi, Muhaimin: Lebih Populer Dibandingkan Bapaknya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka