/
Senin, 24 Juli 2023 | 04:40 WIB
Budiman Sudjatmiko (Suara.com/Alfian Winanto)

Kader PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko kembali buka suara terkait dengan pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ia mengaku tak masalah dengan sejumlah respons negatif atas manuvernya tersebut jelang Pilpres 2024.

Dirinya mengatakan bahwa ia tak peduli dengan cemoohan yang datang atas hal tersebut karena dirinya sudah merasakan kenyataan yang lebih pahit dari sekedar kritikan ataupun makian dari sejumlah elemen masyarakat di Indonesia.

Ia mengaku pertemuan tersebut memiliki dasar akan keinginannya untuk mengamankan enam agenda demi masa depan yang lebih baik di Indonesia. Salah satunya adalah hilirisasi yang digaungkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Gak masalah menghadapi semua itu, selama itu untuk mengejar agenda-agenda hilirisasi, digitalisasi, konektivitas, dekarbonisasi, pendidikan SDM & Dana Desa, aku fokus," ujarnya seperti yang dilansir dari akun pribadi media sosialnya, Senin (24/7).

Budiman juga mengungkit bahwa dirinya akan mengabaikan tokoh-tokoh yang tak memiliki enam agenda tersebut dalam visi mereka untuk masa depan dari tanah air.

"Yang gak punya agenda-agenda selain itu, abaikan saja," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto juga turut menilai bahwa tak manuver politis dari Budiman Sudjatmiko. Hasto menilai hal itu sudah disampaikan langsung oleh Budiman.

"Itu bukan manuver politik itu silaturahmi dan saya tadi juga berkomunikasi dengan bung Budiman Sudjatmiko karena selama ini kami cukup intens," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Sabtu (22/7).

Baca Juga: Sanjung Gibran di Depan Jokowi, Muhaimin: Lebih Populer Dibandingkan Bapaknya

Load More