Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun diduga dibakar oleh para santrinya lantaran Panji Gumilang dianggap memberikan ajaran sesat.
Pemicu lainnya diduga adalah Al Zaytun terafiliasi dengan gerakan Negara Islam Indonesia (NII) dan Panji Gumilang yang terlibat kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Kabar itu pertama kali diungkapkan oleh kanal YouTube CNN Muna dengan 51 ribu subscriber.
Melalui sebuah video yang diunggahnya dengan judul, "GEMPAR MALAM INI! RIBUAN SANTRI NEKAT BAKAR PONPES AL ZAYTUN HINGGA RATA DENGAN TANAH".
Dalam sampul video itu juga dapat terlihat gambar yang telah direkayasa dengan tulisan, "Habis Sudah Riwayat Panji, Dampak Beri Ajaran Sesat Pada Santri, Ribuan Santri Nekat Bakar Ponpes Al Zaytun".
Namun, apakah benar para santri Al Zaytun nekat membakar pesantrennya sendiri gara-gara Panji Gumilang?
PENJELASAN
Tim Anti Hoax Antara menelusuri video tersebut. Hasilnya, thumbnail kebakaran dalam video tersebut serupa dengan unggahan foto di laman Karawang Bekasi Ekspres yang berjudul "Pondok Pesantren Baithul Ikhwan Al Munawwar Terbakar Hebat, Kapolsek Wanayasa: Kitab Kuning dan Baju Santri Hangus".
Dalam unggahan itu dijelaskan Pondok Pesantren Baithul Ikhwan Al Munawwar di Purwakarta terjadi kebakaran hebat yang diduga akibat korsleting listrik.
Selain itu, narator hanya membacakan narasi dari artikel Sumeks.co yang berjudul, "Makin Panas, Santri Jawa Timur Turun Gunung, Siap Bakar Al Zaytun Jika Tak Ada Kejelasan dari Pemerintah".
Dalam artikel tersebut, dijelaskan tentang keresahan santri di Jawa Timur terkait kasus Al Zaytun yang menurutnya menyimpang dan harus segera diusut oleh pemerintah.
SIMPULAN
Tim Anti Hoax Antara menyimpulkan bahwa narasi dalam gambar dan video soal ribuan santri bakar Al Zaytun merupakan konten yang dimanipulasi.
Pasalnya, hingga saat ini, pemerintah melalui Kementerian Agama sedang melakukan evaluasi secara administratif, mulai dari kurikulum hingga konten ajaran di Al Zaytun.
Dengan begitu tidak terdapat klaim semacam itu pada saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok
-
Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan