Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyoroti terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di rumah dinas Wali Kota Bandung Yana Mulyana yang dilakukan pada 14 April 2023.
Hal itu ditanggapi Novel Baswedan dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Novel Baswedan menyinggung terkait dalam sidang kasus itu yang mengungkap fakta bahwa adanya informasi penggeledahan KPK yang bocor. Muncul pesan misterius yang membocorkan rencana penggeledahan KPK setelah melakukan OTT ke Yana.
Adapun pesan tersebut ditujukan kepada istri tersangka Sekretaris Dishub Kota Bandung Khairul Rijal, Rini Januanti. Wanita yang berstatus sebagai ASN di Diskominfo Bandung itu mengaku mendapat pesan WhatsApp misterius dua hari setelah penangkapan Yana.
Terkait hal tersebut, Novel Baswedan pun menegaskan bahwa yang dikatakannya soal kebocoran informasi itu, pada kenyataannya benar terjadi.
"Yang saya katakan di Rutan KPK bukan hanya pungli, tapi kebocoran informasi ternyata benar," ujar Novel Baswedan dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @nazaqistsha, Rabu (26/7).
Sebelumnya, dilansir dari Detik, terkait kasus pungutan liar atau pungli mencapai Rp 4 miliar di rumah tahanan (rutan) KPK, Novel Baswedan mengaku khawatir sebagian pungli digunakan untuk membocorkan informasi menghilangkan barang bukti (barbuk).
Novel mengatakan adanya informasi yang belum jelas terkait jumlah pungli yang bahkan mencapai Rp 6 miliar. Dia khawatir jumlah sebesar itu bukan hanya untuk membayar fasilitas di rutan KPK.
Baca Juga: Bawaslu Kota Bogor Panggil Tim Rayendra, Soal Dugaan Intimidasi Panwascam Bogor Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19, Nova Arianto Minta Pemain Jaga Fokus
-
Timnas Indonesia U-19 Lolos Semifinal, Nova Arianto Puji Lonjakan Performa Garuda Muda
-
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Tekuk Vietnam, Indonesia Kokoh di Puncak Grup A
-
Harapan Baru Pasca Musibah, Universitas Budi Luhur Beri Beasiswa Nusantara untuk Siswa Aceh Tamiang
-
Perangi Hoaks di Medsos, Puluhan Siswa SMKN 1 Cilegon Digembleng Ilmu Jurnalistik
-
Siapa Ahmad Nasuhi? Terpidana Korupsi Masjid Sriwijaya yang Kini Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Maut
-
QRIS BSB Mobile Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Ngeri! Kamp Timnas Swiss dan Norwegia di Piala Dunia 2026 Berada di Sarang Ular
-
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?