Sekretaris Departemen IV DPP Partai Demokrat, Hasbil Mustaqim Lubis, mengomentari dilibatkannya Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP dalam audit Jakarta International Stadium (JIS).
Menurut Hasbil, seharusnya Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono tidak hanya melakukan audit terhadap JIS.
Melainkan, melakukan audit kembali RS Sumber Waras yang dibangun era Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok karena adanya dugaan korupsi dalam pembangunannya.
“Pak Heru, yang di audit kembali itu seharusnya dugaan korupsi Kasus RS Sumber Waras era AHOK,” ujar Hasbil, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Hasbil_Lbs pada Kamis (27/7/2023).
Hasbil menantang Heru Budi untuk melakukan audit terhadap RS Sumber Waras Sehat atau akan dicap sebagai orang yang hanya menuruti perintah atasan.
“Ada nyali gak? Atau anda boneka yang selalu manut apa yang diperintahkah ke anda?” ujar kader Partai Demokrat ini.
Sementara itu, Heru Budi mnegatakan audit JIS berkaitan dengan pengajuan usulan pembentukan Pansus JIS oleh Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) di DPRD DKI Jakarta serta permintaan FIFA agar JIS direnovasi yang disampaikan oleh Ketua PSSI Erick Thohir.
"Nanti audit Inspektorat, sama kami minta juga BPKP," kata Heru di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa, dikutip dari Suara Metro.
Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengatakan pihaknya telah mengajukan permohonan pembentukan panitia khusus (pansus) untuk memeriksa pembangunan JIS kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.
Baca Juga: Anaknya Dilecehkan oleh Ayah Tiri, Pinkan Mambo Akui Ogah Ceraikan Suami Karena Hal Ini
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan dirinya mendapat surat dari FIFA di mana salah satu poinnya terkait stadion untuk gelaran Piala Dunia U-17, salah satunya Jakarta International Stadium (JIS).
“Khususnya renovasi lapangan baru yang kita usulkan seperti JIS jangan jadi polemik lagi ya,” ujar Erick dalam sesi konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa (25/7/2023) petang WIB, dikutip dari Suara.com
“Di sini FIFA bilang soal rumput hybrid salah satunya memang harus diperbaiki karena jika tidak akan jadi masala dan makanya harus diganti. Dari FIFA catatannya adalah JIS yang diprioritaskan,” sambungnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
Benarkah Sakit Itu Tabu? Fenomena Seorang Ibu yang Tidak Boleh Sakit
-
VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Kompetisi Orang Paling Menderita