Anggota Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Sudirman Said buka suara terkait komentar Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tentang agenda perubahan yang dibawa oleh calon presiden (capres) Anies Baswedan.
Sudirman mengatakan, perubahan dihasilkan melalui mekanisme pemilihan umum (pemilu). Pemilu nantinya akan menciptakan adanya perbaikan-perbaikan yang dilakukan oleh presiden berikutnya.
"Justru, mengapa pemilu diadakan supaya ada perbaikan-perbaikan. Dan coba dengar baik-baik dan perhatikan baik-baik, apa agenda yang mesti diteruskan itu hampir seluruhnya adalah agenda perubahan sebetulnya itu," kata Sudirman, dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Jumat (28/7/2023).
Mantan Menteri ESDM itu menyayangkan pernyataan Luhut terkait hal tersebut. Alasannya, Menko Marves seakan merendahkan martabat pemilu memang otomatis berjalan setiap lima tahun sekali.
"Itu satu statement, satu sikap yang boleh dibilang merendahkan martabat proses demokrasi karena tadi, kita mengapa capek-capek bikin pemilu karena yang dikehendaki adalah adanya unsur kebaruan tadi," ungkapnya.
Menurut Sudirman, perubahan bisa juga merupakan sebuah kebaruan dalam berbagai bentuknya. Itu juga berarti menggantikan yang lama dengan yang baru.
"Sekali lagi saya ulang, apa itu kebaruan orang, apakah kebaruan cara, apakah kebaruan program, atau kebaruan dalam urusan-urusan yang sifatnya lebih teknis," ucap dia.
"Misalnya seorang mantan wakil menteri Mas Surya Tjandra itu dengan tegas mengatakan, 'apa yang mau diubah, yang mau diubah antara lain tidak ada lagi menteri seperti dia'," pungkas Sudirman.
Baca Juga: 4 Sektor Ekonomi Ini Bisa Serap 70% Naker, Lebih Baik daripada Pertambangan yang Cuma Serap 1%
Berita Terkait
-
Faizal Assegaf Sebut Airlangga dan Anies Bikin Kepala Jokowi dan Luhut Jadi Berasap, Ini Penyebabnya
-
Pantesan Ditentang Keras Oleh Luhut, Ternyata Ini yang Akan Terjadi Seandainya Anies Terpilih Jadi Presiden
-
Terungkap Anies Sempat Mengirim Surat ke Presiden Jokowi Jelang Lengser dari Jabatannya, Begini Isinya
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Harga Emas Antam Masih Tinggi, Hari Ini Tembus Rp2,69 Juta/Gram
-
Hasil MotoGP Inggris 2026: Kejutan dari Raul Fernandez yang Lama Menghilang
-
Mengulik Desa Les: Saat Tradisi Gerakkan Ekonomi, Anak Muda Siap Warisi?
-
Pengusaha Sektor Horeka Disarankan Pakai LPG Nonsubsidi, Ini Alasannya
-
Review Sterling Point: Refleksi Kehidupan dan Romansa Remaja Masa Kini
-
17 Agustus Zodiak Apa? Kenali Karakteristik Sang "Singa" yang Lahir di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
4 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Agustus 2026, Siap Raih Kesuksesan Besar
-
Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik
-
Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810
-
Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV