Hubungan Pinkan Mambo dengan sang anak kini memang renggang. Hal itu tak lepas dari kasus pelecehan MA yang dilakukan oleh sang ayah tiri alias suami dari ibunya sendiri.
Akibat kasus tersebut, MA merasa Pinkan Mambo justru seolah tak membelanya. Alhasil, ia akhirnya memilih speak up mengenai kasus ini ke publik.
Sontak, kabar ini terdengar langsung ke telinga Pinkan Mambo. Pelantun Kekasih yang Tak Dianggap itu pun merasa sedih dengan pernyataan sang anak.
Ia blak-blakan membantah tudingan MA yang dianggap tidak membelanya dalam kasus pelecehan seksual. Pinkan Mambo menyebut bahwa ia justru membela sang anak terutama dalam proses persidangan.
"Kan saya bela anak saya di pengadilan makanya suami saya serahin ke negara," katanya dalam acara Pagi-Pagi Ambyar Trans TV, Senin (31/7).
Pinkan mengungkap bahwa ia membantu MA untuk menyeret sang suami SW ke dalam penjara.
"Maksudnya dia sudah menjalani hukumanya dan saya sudah bela (MA) di pengadilan. Jadi itu pun dia sudah sedih. Maksudnya adalah dia (SW) kan ayah dari anakku, bukan aku bela, nggak bela, kalau bela dia nggak mungkin dia dihukum karena BAP, aku juga yang pro sama (MA). Semua itu sudah saya dukung di pengadilan 1.000 persen tapi itu sudah cukup," jelas Pinkan Mambo.
Terlepas dari itu, Pinkan mengaku belum pernah bertemu lagi dengan MA. Hal itu lantaran sang anak lebih memilih hidup bersama teman-temannya dibanding bersama dirinya.
Baca Juga: Anaknya Dilecehkan oleh Ayah Tiri, Pinkan Mambo Akui Ogah Ceraikan Suami Karena Hal Ini
Berita Terkait
-
Dihujat Publik karena Salahkan Anak yang Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pinkan Mambo Mulai Jual Cerita Sedih
-
Anaknya Alami Pelecehan oleh Suami Kedua, Sikap Pinkan Mambo Dirujak Netizen
-
Sudah Polisikan Ayah Tiri, Michelle Ashley Anak Pinkan Mambo Ungkap Alasan Tetap Speak Up Pelecehannya ke Publik
-
Anaknya Dilecehkan oleh Ayah Tiri, Pinkan Mambo Akui Ogah Ceraikan Suami Karena Hal Ini
-
Merinding! Ini Kronologi Michelle Ashley Anak Pinkan Mambo Saat Dilecehkan oleh Ayah Tirinya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026