News / Metropolitan
Minggu, 07 Juni 2026 | 20:03 WIB
Aksi perusakan mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 888 HV yang diamuk massa di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2026). [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Pengemudi Toyota Fortuner terlibat cekcok dengan pengendara motor di Tebet pada Sabtu, 6 Juni 2026 yang memicu pengejaran.
  • Massa merusak mobil Fortuner di kawasan Tanah Abang setelah terprovokasi teriakan tuduhan tabrak lari oleh para pengendara motor.
  • Polisi tetap melakukan penyelidikan meski pihak pengemudi Fortuner memilih tidak membuat laporan resmi pasca insiden perusakan tersebut.

Suara.com - Polisi mengungkap kronologi di balik aksi perusakan mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 888 HV yang diamuk massa di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2026).

Insiden itu ternyata dipicu cekcok antara pengemudi mobil dan sejumlah pengendara motor yang berujung pengejaran hingga muncul tudingan tabrak lari.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, keributan bermula di wilayah Tebet saat pengemudi Fortuner merasa jalannya terhalang oleh sepeda motor.

"Keributan bermula ketika pengemudi Fortuner membunyikan klakson berulang kali karena merasa jalannya terhalang oleh sepeda motor," kata Dhimas dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, pengemudi Fortuner kemudian memepet sepeda motor tersebut dan melontarkan kata-kata kasar.

Situasi semakin memanas setelah dua pengendara motor lain datang dan menegur pengemudi mobil karena dianggap memaki pengendara roda dua.

"Setelah ditegur, pengemudi Fortuner diduga kembali terlibat adu argumen dengan sejumlah pengendara motor. Situasi kemudian memanas dan cekcok berlanjut saat kendaraan masih bergerak di jalan," jelas Dhimas.

Dalam kondisi tegang itu, salah satu pengendara motor disebut sempat menabrakkan kendaraannya ke mobil Fortuner. Setelahnya, sejumlah pengendara motor melakukan pengejaran sambil meneriakkan tuduhan tabrak lari.

"Teriakan tabrak lari diduga membuat semakin banyak warga ikut mengejar kendaraan tersebut hingga akhirnya terjadi aksi perusakan oleh massa," ujar Dhimas.

Baca Juga: Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!

Pengejaran berakhir di kawasan Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang. Di lokasi itu, mobil Fortuner menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami kerusakan parah.

Mobil tersebut ditemukan dalam kondisi kaca pecah dan bodi rusak. Sementara pengemudinya mengalami luka di bagian kepala.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kemudian mengamankan pengemudi beserta kendaraan dan membawanya ke Polsek Metro Tanah Abang. Namun, saat dimintai keterangan, pengemudi dinilai tidak kooperatif.

"Sampai di Polsek, yang bersangkutan tidak bersedia membuat laporan, tidak mau divisum ataupun mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya ia menghubungi orang tuanya untuk dijemput," ungkap Dhimas.

Sekitar 25 menit kemudian, orang tua pengemudi datang ke kantor polisi dan membawa pulang anaknya. Kendaraan yang rusak dievakuasi menggunakan mobil derek menuju bengkel, sementara pihak keluarga memilih tidak membuat laporan polisi.

Meski demikian, polisi memastikan penyelidikan kasus ini tetap berjalan.

Saat ini, Polsek Metro Tanah Abang berkoordinasi dengan Polsek Tebet untuk menelusuri lokasi awal keributan sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aksi perusakan mobil tersebut.

Load More