Tokoh politik senior Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) meminta para kader internal partai bersatu menolak isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang tengah bergulir.
JK meyakini bahwa Munaslub dikhawatirkan menciptakan perpecahan di internal Golkar menjelang pemilihan umum (pemilu) 2024.
“Bersatulah dalam situasi yang krisis ini artinya waktu yang lebih singkat, bagaimana bisa menang kalau pecah gitu kan? Ya, harus bersatu dulu,” kata JK, dalam sebuah pernyataan, dikutip Liberte Suara, Rabu (2/8/2023).
“Bersatu saja belum tentu menang, apalagi tidak bersatu,” imbuhnya.
Selain perpecahan, satu hal yang juga diingatkan oleh mantan Ketua Umum Golkar 2004-2009 itu adalah Munaslub dapat menurunkan marwah Golkar.
“Sangat tidak setuju karena itu akan lebih menurunkan marwahnya Golkar,” ujar JK.
Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 itu menyebut, isu bergulirnya Munaslub untuk mengganti kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar dan sebagai bakal calon presiden (capres) Golkar juga tidak bisa dijadikan dasar alasan.
“Kalau dengan alasan nasib Pak Airlangga nanti tidak terpilih siapa sih yang bisa memastikan siapa yang terpilih?” tutur dia.
Baca Juga: Panji Gumilang Ditetapkan Jadi Tersangka, Ngabalin Dimintai Pertanggungjawaban
Berita Terkait
-
Gara-gara JK Beber Modal Jadi Ketum Golkar Rp600 M, Partai Politik Disebut Gagal Mendemokrasikan Diri Sendiri
-
Polisi, KPK, Kejaksaan Seharusnya Bisa Ikut Nongkrongi Proses Pemilihan Ketum Partai Imbas JK Beber Modal Rp600 M
-
Kata JK Soal Butuh Modal 600 M buat Jadi Ketum Golkar, Pertanyaannya, Ini Pengalaman Pribadi?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF
-
WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo
-
Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi
-
Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital
-
4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
-
Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026