Mantan sopir Atta Halilintar yang bernama Arman menceritakan perihal dirinya yang batal mendapat pekerjaan karena nama mantan bosnya. Arman sebelumnya membuat kehebohan dengan menuduh Atta membuat hidupnya menderita selama dua tahun.
Diakui Arman usai tidak bekerja dengan Atta, dirinya kembali melakoni pekerjaan lamanya yaitu berjualan kopi keliling di jalanan.
"Setelah saya tidak bekerja di Atta, saya kembali berjualan kopi di jalanan," ujar Arman di kanal YouTube Intens Investigasi, dikutip Suara Liberte pada Sabtu (5/8/2023).
Di tengah usahanya tersebut, Arman kembali mendapatkan tawaran untuk bekerja sebagai sopir. "Banyak yang bertanya dan tertarik untuk bekerja sama dengan saya,” ceritanya.
Namun, pekerjaan tersebut gagal didapatkannya begitu mendengar pengalamannya yang pernah bekerja dengan Atta Halilintar dan diasumsikan harus memberi gaji dengan nominal yang besar.
“Dia bertanya pekerjaan terakhir saya di mana, dan saya katakan di Pondok Indah. Saya menyebutkan bahwa saya bekerja untuk Bang Atta, dan dia terkejut, 'Waduh, saya bukan orang kaya seperti Bang Atta. Gaji bapak terlalu besar'," sambungnya.
Arman mengaku heran mengapa ada asumsi dirinya memiliki gaji besar saat bekerja untuk suami Aurel Hermansyah itu. "Saya heran dari mana kesan bahwa gaji saya begitu besar, padahal sebenarnya hanya segitu," ujarnya.
Padahal, diakui Arman bahwa gajinya saat bekerja untuk Atta hanya sebesar Rp4,2 juta. Angka tersebut lebih rendah dari angka yang diajukannya kepada HRD yaitu sebesar Rp5 juta.
Sementara itu melalui akun media sosial Instagram miliknya, Atta mengklarifikasi beberapa hal terkait tuduhan Arman. Yang pertama soal lama bekerja. Menurut Atta, Arman hanya bekerja selama dua bulan dengannya, bukan dua tahun.
Baca Juga: Breaking News! Berjarak 112 KM, Gempa Dangkal Guncang Garut Siang Ini Dirasakan hingga Sukabumi
"Kalau ada yang bilang kerja 2 tahun?? pak A hanya 2 bulanan," ungkap Atta Halilintar, dikutip Suara Liberte dari akun Instagram @ateam20_indonesia pada Jumat (4/8/2023).
Atta kemudian menjelaskan bahwa di bulan ketiga, pihaknya memberi pesangon dengan jumlah yang diperkirakan bisa untuk membeli sepeda motor. Selain itu, ia juga kembali memberi uang lantaran Arman mengatakan ingin membuka sebuah usaha.
"Di bulan 3 kita langsung kasi pesangon... (kira2 bisa buat beli motor lah) dan pak arman mau usaha jadi kita berikan tambahan lagi modal 30jt pada waktu itu..." sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Monitor Gaming Xiaomi G27Qi 2026 Resmi Meluncur Global:Refresh Rate 200Hz dan HDR400
-
Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia, Ini Alasan Mees Hilgers Datang ke Jakarta Jelang FIFA Matchday
-
Hari Lahir Pancasila yang ke Berapa Tahun 2026? Ini Sejarah Singkatnya
-
Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni: Mathew Baker Naik Kelas, Marselino Comeback
-
Cushion Merek Apa yang Dijual di Indomaret? Intip Kelebihan Produk dan Harganya
-
Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard
-
Polisi Pastikan SIM Digital Sah Jadi Pengganti Kartu Fisik Saat Pemeriksaan Jalan Raya
-
Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah
-
Video Mensos Rela Menunggu Demi Bertemu Seskab Teddy Viral, Warganet Soroti Tata Birokrasi
-
Novel Kutukan Darah Terakhir, Ikatan Gaib yang Menuntut Jiwa Sang Pewaris