Indonesia kembali digegerkan dengan ulah oknum suporter memasuki lapanga, kali ini terjadi usai usai laga PSS Sleman vs Persija Jakarta. Mereka diketahui turun karena tak kuasa menahan kekecewaan soal penampilan tim kesayangannya yang telah bertanding dengan skor akhir 3-1
Dalam sebuah video yang viral dalam media sosial, terlihat sejumlah suporter masuk lapangan mengejar wasit dan sejumlah pemain dari PSS Sleman. Hal ini menjadi pertanyaan tersendiri, khususnya soal pengaman dari stadion.
Akun Komisi Wasit misalnya, pihaknya mempertanyakan dimana tindakan pencegahan hingga pengamanan yang seharusnya dilakukan oleh Security Official.
"Gua lebih menyoroti SOP Panpel, terutama Security Official. Kemana dan ngapain para Steward ini?" ungkap dari @MafiaWasit seperti yang dilansir pada Senin, (7/8).
Menurut mereka, hal ini seharusnya bisa dicegah bahkan tak terjadi. Jangankan untuk menyerang pemain lawan, turun untuk memberikan apresiasi saja harusnya dilarang oleh pihak keamanan saat pertandingan berlangsung di Stadion Maguwoharjo
"Jangankan yang berniat keras, bahkan cuma berniat masuk untuk meluk pemain atau wasit idola pun harusnya ada antisipasi dan pencegahan..," tegasnya.
Diketahui, Setidaknya, ada sekitar puluhan suporter yang mencoba mengejar wasit dan pemain dari PSS Sleman. Mereka melakukan hal tersebut sembari melakukan protes keras. Beruntung, steward langsung sigap membawa wasit dan pemain untuk masuk ke ruang stadion sehingga tidak menimbulkan korban luka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
RAM 16GB di Harga 4 Jutaan? Intip 5 Laptop Kejutan untuk Lebaran 2026 Ini!
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang
-
Kritik Tradisi Stop Tadarus di Akhir Ramadan: Masjid Jadi Sepi Setelah Khatam Al-Qur'an
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal