Ketua Barikade 98 Benny Rhamdani mengatakan pendukung presiden Joko Widodo akan memafkan Rocky Gerung asalkan pengamat politik itu secara terbuka kepada publik mengakui kesalahan dan meminta maaf atas ucapannya.
Mulanya Benny menyebut kelompok pendukung Jokowi merupakan orang-orang yang sangat paham soal memahami perbedaan pendapat. Namun ia mengingatkan demokrasi berbeda dengan hujatan.
"Bagi pendukung Pak Jokowi ini kan clear sebetulnya, kelompok yang selama ini sangat fairness dalam memahami perbedaan pendapat ya sebagai bagian dari demokrasi. Yang kita inginkan adalah bagaimana memisahkan antara demokrasi dengan hujatan, demokrasi dengan caci maki," kata Benny dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Senin (7/8/2023).
Dua syarat, kata Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), jika Rocky Gerung dapat dimaafkan oleh para pendukung Jokowi adalah mengakui kesalahan dan meminta maaf secara terbuka kepada publik.
"Kalau Rocky Gerung tulus meminta maaf dan mengakui salah sebagai bagian penghinaan, bukan kebebasan berpendapat sebagai mana yang dia manipulasi, kita bisa memaafkan kok, selama ini pendukung Pak Jokowi ini paling fairness dalam memahami perbedaan pendapat," ujar Benny.
Ia menegaskan, Rocky Gerung harus mengakui bahwa ucapannya merupakan kata-kata yang tidak pantas disampaikan kepada publik sehingga perlu kiranya akademisi itu mencabut kembali pernyataannya.
"Dia menyatakan bahwa kata-kata itu tidak pantas dan dia mencabut kembali pernyataan itu dan dia meminta maaf kepada publik dan rakyat," tegas dia.
Jika tidak berani, ujar Benny, kita tantang kembali Rocky Gerung untuk mengatakan kata-kata "bajingan tolol" dan "bajingan pengecut".
"Kita contohkanlah tantang aja satu kali berani enggak dia mengulangi lagi ... pasti dia enggak berani," ucapnya.
Baca Juga: Diam-Diam.. Erick Thohir Siapkan Thomas Doll Pengganti STY?
Benny meyakini bahwa pernyataan Rocky Gerung telah menimbulkan sentimen negatif publik sehingga eskalasinya meningkat di sejumlah daerah.
"Di mana pernyataannya telah menimbulkan sentimen yang sangat negatif reaksi publik yang sangat meluas bahkan eskalasinya ini semakin meningkat di beberapa daerah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
Terkini
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Perbandingan Samsung Galaxy S26 Ultra vs Samsung Galaxy S25 Ultra, Duel HP Flagship Ternama
-
Ancaman Perang Timur Tengah, DPR Desak Travel Jamin Keamanan dan Kepulangan Jamaah Umrah
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Gagal Cuan tapi Menang Oscar! 5 Film Buktikan Angka Box Office Bisa Menipu
-
PM Anwar Ibrahim Sanjung Try Sutrisno 'Negarawan Sejati': Malaysia Berduka Sedalam-dalamnya
-
Sivitas Akademika UGM Kompak Tolak Perjanjian Dagang RI-AS Dinilai Ancam Kedaulatan
-
Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Malah Makin Menjadi
-
Iran Tergaskan Tak Bakal Tumbang Meski Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Wafat