Viral Bupati Banyumas Achmad Husein gagal meyakinkan mahasiswa untuk mendukung sosok dari Ganjar Pranowo di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Hal ini terjadi dalam acara 'Sudirman Student Summit' dimana politikus tersebut bicara mengenai pemimpin seperti apa yang dibutuhkan oleh Indonesia. Elite PDI Perjuangan (PDIP) ini memanggil lima perwakilan mahasiswa untuk mengetahui siapa jagoan mereka di Pilpres 2024.
"Kira-kira, presidennya yang akan kamu jadikan pemimpin itu siapa? Jawabannya jujur saja, gak usah ragu-ragu," kata Ahmad seperti dalam video yang diunggah @AndiSinulingga dilansir pada Rabu (9/8).
Dia pun meminta mahasiswa baru yang sudah memiliki hak mencoblos pertama kali itu untuk mengungkapkan siapa calon presiden (capres) yang bakal dipilih.
"Saya meminta kejujuran yang hakiki, yang hakikat dari tiga (capres) yang ada, siapa yang akan menjadi pemimpin Indonesia," ujar Ahmad.
Namun alangkah terkejutnya bupati tersebut ketika semua mahasiswa kompak mendukung sosok dari Anies Baswedan. Jawaban membuat satu gedung bergemuruh dan viral dalam media sosial.
Andi Sinulingga misalnya menilai bahwa ini adalah bukti akan netralitas generasi muda. Menurutnya mereka memiliki pikiran yang masih jernih dan sulit dipengaruhi oleh kepentingan politik.
"Ribuan Mahasiswa Jawa Tengah ini dengan jujur mengatakan bahwa Anies Baswedan lah yg layak memimpin negeri ini kedepan. Memang terasa susah pak utk mengarahkan anak-anak muda yg masih jernih pikirannya seperti mereka," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan