Pengamat politik Refly Harun menyoroti calon presiden (capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan yang tak kunjung mengumumkan nama calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya.
Padahal, Koalisi Perubahan mengklaim bakal cawapres untuk Anies telah mengerucut pada satu nama, yaitu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhonoyo (AHY).
Namun Refly tampak ragu dengan pernyataan dari Koalisi Perubahan mengenai hanya satu kandidat cawapres yang tersedia dan siap dari dalam koalisi.
"Belakangan nama AHY menguat tetapi kita tidak tahu apakah betul-betul hanya AHY saja," kata Refly, dikutip Liberte Suara, Selasa (15/8/2023), di kanal YouTube-nya.
Sayangnya, lanjut Refly, internal Koalisi Perubahan tampaknya belum satu suara untuk mengusung AHY lantaran masih terjadi debat yang terjadi antara Demokrat dan NasDem.
"Dan kelihatannya memang terjadi debat, sindir-menyindir yang seru antara kubu NasDem dan kubu Demokrat. Artinya dia (AHY) hanya mau menjadi wakil presiden," ujar Refly.
Pakar hukum tata negara itu menganggap AHY memang tepat disodorkan Demokrat menjadi cawapres dengan sejumlah alasan. Namun AHY dan Demokrat harus berlapang dada jika pilihan Anies tidak jatuh pada mantan mayor TNI AD itu.
"Saya kira skor AHY di elektabilitas pastinya, yang lain dia punya partai. Masalahnya adalah sepertinya AHY tidak disepakati. Kalau kita tidak sepakati kan susah," jelas Refly.
"Tapi soalnya adalah kan soal kelegowoan AHY saja. Artinya kalau dia misalnya tetap mendukung Anies kan baik sekali misalnya," lanjut dia.
Oleh karena itu Koalisi Perubahan, tutur Refly, berpotensi terpecah. Skenarionya NasDem akan hengkang jika Anies tunjuk AHY sebagai cawapres, sedangkan Demokrat angkat kaki kalau cawapresnya bukan AHY.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Lebih Bermanfaat dari Mobil Dinas Kaltim Rp8,5 M, Ini 4 Alokasi Alternatif Versi Ferry Irwandi
-
Raihan Rencanakan Aniaya Mahasiswi UIN Suska Riau Sejak November 2025
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal