Bola / Bola Indonesia
Rabu, 03 Juni 2026 | 13:25 WIB
Kevin Diks jadi pemain termahal Timnas Indonesia di saat Jay Idzes absen. (the-afc.com)
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik dalam laga persahabatan FIFA Matchday bulan Juni mendatang.
  • Bek Kevin Diks menjadi pemain termahal Indonesia dengan nilai pasar mencapai Rp86,91 miliar dalam pertandingan tersebut.
  • Perbandingan valuasi menunjukkan Indonesia memiliki keunggulan nilai pasar pemain individu dibandingkan Oman dan juga Mozambik.

Suara.com - Bentrokan sengit di panggung internasional akan segera tersaji dalam rangkaian laga persahabatan FIFA Matchday bulan Juni ini, saat Timnas Indonesia dipersiapkan untuk meladeni kekuatan Oman dan Mozambik.

Di luar adu strategi dan taktik di lapangan hijau, peta kekuatan finansial dari masing-masing kesebelasan juga menarik untuk disimak.

Jika membandingkan nilai pasar para penggawa dari ketiga negara, terdapat jurang perbedaan valuasi yang sangat mencolok di antara pilar termahal mereka.

Di kubu Timnas Indonesia, predikat pemain termahal yang akan memanaskan atmosfer pertandingan kali ini dipegang oleh bek tangguh Borussia Monchengladbach, Kevin Diks.

Pemain bertahan tersebut memiliki taksiran harga pasar yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp86,91 miliar.

Sejatinya kapten utama Garuda, Jay Idzes baru saja mencatatkan lonjakan harga pasar yang sangat signifikan dalam pemutakhiran data bursa transfer terbaru.

Namun, karena Idzes terpaksa menepi akibat dihantam cedera, posisi Diks sebagai pemain dengan valuasi termahal yang dipastikan tampil di atas lapangan pada FIFA Matchday kali ini tidak tergoyahkan.

Beralih ke calon lawan pertama Indonesia, yakni Timnas Oman, posisi pemain termahal di skuad asuhan Tarik Sektioui tersebut ditempati oleh penyerang tajam Muhsen Al-Ghassani.

Bomber yang kini merumput di kompetisi sepak bola Thailand bersama Bangkok United ini ditaksir memiliki nilai pasar sebesar Rp13,91 milar.

Baca Juga: Timnas Indonesia Pernah Tumbang dari Oman di Debut Shin Tae-yong

Meskipun Al-Ghassani merupakan pilar termewah sekaligus ancaman terbesar bagi lini belakang skuad Gruda, angka valuasi miliknya masih terpaut sangat jauh jika dibandingkan dengan nilai pasar yang dimiliki oleh Kevin Diks.

Sementara itu, di kubu Timnas Mozambik yang akan menjadi lawan kedua skuad Garuda, status pemain dengan nilai pasar tertinggi disandang oleh Edmilson Dove.

Bek tengah andalan tim berjuluk Os Mambas tersebut tercatat memiliki taksiran harga pasar sebesar Rp6,08 milar.

Jika dikalkulasi secara keseluruhan, harga pasar Edmilson Dove bahkan belum menyentuh sepuluh persen dari total nilai pasar yang dimiliki oleh Kevin Diks.

Perbandingan kontras ini memperlihatkan bahwa di atas kertas, materi pemain yang dibawa oleh Timnas Indonesia memiliki keunggulan kualitas individu yang sangat mewah dibandingkan dengan dua calon lawannya.

Load More