Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo menyoroti kritikan atas proyek dari food estate yang dilancarkan oleh PDI Perjuangan (PDIP).
Baru-baru ini, partai wong cilik menyebut bahwa pembangunan tersebut merupakan sebuah wujud kejahatan lingkungan yang terjadi di Indonesia.
"Maka kami mengapa memberikan suatu catatan yang sangat kuat terkait dengan upaya yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi untuk membangun Food Estate, tetapi dalam praktik pada kebijakan itu ternyata disalahgunakan, dan kemudian hutan-hutan justru ditebang habis, dan Food Estate-nya tidak terbangun dengan baik. Itu merupakan bagian dari suatu kejahatan terhadap lingkungan," ujar Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto di Kabupaten Bogor, Selasa (15/8/2023).
Ucapannya tersebut menjadi polemik termasuk bagi Sigit. Ini mengingat bahwa proyek tersebut diluncurkan guna mewujudkan kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan akan impor dalam hal tersebut.
"Program Food Estate ini langkah tepat untuk mewujudkan kemandirian pangan dan bisa diarahkan untuk membuat Indonesia menjadi lumbung pangan dunia di masa depan," ungkapnya seperti yang dilansir pada Rabu (16/8).
Dirinya tak memungkiri bahwa proyek tersebut belumlah sempurna dan mendekati apa yang diharapkan dari infrastruktur tersebut. Namun itu bukanlah akhir dari segalanya, justru menurutnya sejumlah kekurangan tersebut harusnya diperbaiki segera.
PDIP menurut politikus ini tak perlu memberikan cap bahwa proyek tersebut adalah wujud kejahatan lingkungan, justru sebaliknya mereka harus mendorong proyek tersebut untuk mendapatkan perbaikan.
"Kalau ada yang belum sempurna, ya kita perbaiki. Kenapa harus sesinis ini penilaiannya?" jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kasta Oren hingga Bangsa Mujaer: Rahasia Kucing Bisa Jadi Penawar Penat Kantor
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
3 Sepatu Lari Ringan dan Empuk, Rahasia Pelari Menjaga Kecepatan Tanpa Menguras Energi
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
4 Mobil Bekas Harga di Bawah Rp 95 Juta yang Masih Layak Dibeli 2026, Nyaman untuk Keluarga
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Contoh Surat Sehat Jasmani dan Rohani untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih, Jangan Sampai Salah
-
Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!