Kader Partai Kebangkita Bangsa (PKB) Umar Hasibuan menyoroti pengakuan kontroversial yang baru-baru ini diberikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani. Ini terkait dengan wacana duet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming di Pilpres 2024.
Politikus tersebut baru-baru ini mengaku bahwa partainya memang berharap duet itu terjadi dalam pesta demokrasi. Tetapi, dia memahami, Gibran belum memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Pemilu Tahun 2017.
"Jadi, ya, duet itu harapan saja, tapi secara umur kan belum memenuhi syarat," kata Muzani, dilansir pada Selasa (29/8).
Umar geram dengan hal ini karena bisa menjadi sinyal bahwa memang tak ada lirikan kepada Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Padahal sosok tersebut adalah bagian dari koalisi yang juga memiliki elektabilitas yang tak bisa diremehkan begitu saja dalam pesta demokrasi.
Dirinya menyebut bahwa pengakuan tersebut tidak beretika karena seperti tidak mengakui hubungan yang dimiliki oleh PKB dan Gerindra.
"Dari awal saya paling gak suka cara berpolitik gerindra ini. Ucapan muzani ini sangat tidak beretika karena dr awal PKB dan gerindra sdh berkoalisi sejak satu thn lalu," ungkap dari @Umar_Hasibuan__ seperti dilansir pada Selasa (29/8).
Ia juga menyatakan bahwa jika sikap ini diteruskan, bukan tak mungkin kekalahan akan menghampiri kembali sosok dari Prabowo di Pilpres 2024.
"Model ginilah makanya prabowo kalah mulu. Gak punya adab dan akhlaq," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Isi Lengkap15Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini
-
Respon Kasus Bayi Dijual di Makassar, Veronica Tan: Beban Ekonomi dan Pengasuhan Jadi Akar Masalah
-
Era Baru Timnas Indonesia: Lupakan 4-3-3 Kluivert, John Herdman Kembalikan Skema 3 Bek STY?
-
4 Tempat Wisata Ramah Anak di Solo untuk Mengisi Waktu Libur Panjang
-
Link Pendaftaran Polri 2026 Gratis, Ini Dokumen yang Perlu Kamu Siapkan
-
WFH ASN Bogor Segera Berlaku, Pemkab Pastikan Sektor Pelayanan Publik Tetap Jalan
-
Konten 'Back to Reality' di Media Sosial dan Narasi Kolektif Pasca Lebaran
-
Mencekam, Kebakaran SPBU di Palembang Saat Antrean Ramai: Ini 5 Fakta yang Terungkap
-
ASN dan Pegawai Swasta WFA Lebaran Sampai Kapan? Ini Jadwal Resminya
-
Hilang di Era STY, Elkan Baggott Semringah Tandai Comeback ke Timnas Indonesia di Era John Herdman