/
Rabu, 30 Agustus 2023 | 14:27 WIB
Profil Sigit Widodo, kader PSI. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Presiden Joko Widodo alias Jokowi baru-baru ini memberikan instruksi kepada relawannya dalam menghadapi pesta demokrasi di 2024.

Orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut kembali menegaskan kepada setiap pendukungnnya untuk tidak tergesa-gesa dalam menentukan sikap politik.

Alasannya adalah masih banyak yang melakukan atraksi politik. Daripada hal tersebut, ia meminta relawannya justru untuk fokus membantu mengembangkan ekonomi dari Indonesia.

"Saya pesan, urusan (Pemilu) 2024 tidak usah tergesa-gesa. Ojo, ojo kesusu. Kita kerja dulu saja untuk ekonomi negara kita, karena saya melihat atraksi politiknya belum selesai; wira wiri, sana sini, saya melihat masih," kata Jokowi, dilansir pada Rabu (30/8).

Elite Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo punya tanggapannya soal hal ini. Pihaknya mengatakan akan menjalankan instruksi dari Jokowi.

"Sebagai partai yang tegak lurus ke Pak Jokowi, PSI tentunya mendengarkan nasihat ini dengan baik dan tidak akan kesusu mengusung pasangan capres-cawapres untuk Pemilu 2024," ungkap dari @sigitwid.

Dirinya menyebutkan bahwa pihaknya santai dalam menghadapi pesta demokrasi. Alasannya adalah masih banyak waktu sebelum hadirnya masa pendaftaran capres-cawapres.

"Masih ada cukup banyak waktu hingga masa pendaftaran capres-cawapres," jelasnya.

Baca Juga: Kisah Ritual Boyong Oyod Genggong Desa Kalilunjar, Dari Gunungan Setinggi 3 Meter hingga Ribuan Tumpeng

Load More