Anggota tim delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Sudirman Said membeberkan apa yang terjadi di KPP sebelum Bacapres mereka, Anies Baswedan mengumumkan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres pendampingnya.
Sebagaimana diketahui, Demokrat geram bukan main mengetahui Muhaimin bakal jadi Cawapres Anies. Hal ini karena mereka mengklaim bahwa Anies sebelumnya sudah memilih AHY sebagai Cawapres tetapi tiba-tiba justru Muhaimin Iskandar yang dipilih. Kekinian, Demokrat telah resmi mencabut dukungan ke Anies dan cabut dari KPP.
Sudirman tak menampik bahwa memang, Ketua Umum Partai Demokrat tersebut jadi opsi terdepan untuk jadi Cawapres.
Menurut Sudirman, NasDem khususnya sang Ketua Umum Surya Paloh yang mana lakukan pertemuan dengannya sebelum keputusan Cak Imin jadi Cawapres, tak pernah menolak AHY sebagai Cawapres, hanya saja ia meminta jika AHY yang dipilih maka deklarasi tak perlu segera dilakukan.
Di sisi lain, Demokrat bahkan SBY sudah memberikan tenggat waktu dan memberi signal akan mencari opsi lain jika AHY tak segera dideklarasikan. Hal ini menurut Sudirman jadi Gap yang besar di koalisi.
“Intinya saya menyampaikan (ke Surya Paloh) satu keterangan bahwa pekerjaan begitu banyak, kalau kita menunda deklarasi terlalu mepet ini waktunya nggak cukup, Bang Surya pun mengamini dan segera dikerjakan. Saya bilang ada satu suasana di mana demokrat sebelum dipastikan deklarasinya sulit untuk menyatukan, akhirnya saya bilang apa sikap Bang Surya terhadap AHY. ‘Saya tidak menolak AHY, anak itu berpotensi dan jelas track recordnya, tapi kalau saya dipaksa deklarasi sekarang saya belum siap’. Saya tanya apakah dengan demikian Abang membuka opsi muncul orang lain? ‘Kalau ada yang lebih baik kenapa tidak?’,” ujar Sudirman di kanal Youtube Hersubeno Point FNN, dikutip Rabu (6/9/23).
“Di situ saya katakan Demokrat seperti ada tenggat kalau pekan ini tidak ada kejelasan maka mungkin mereka minta izin membuat opsi lain. Maka terjadilah pertemuan Selasa Sore, dan agak ringkas karena menghighlite atau menyimpulkan masing-masing bahwa Gapnya satu hal saja, soal deklarasi dan soal penerimaan yang belum bulat dari NasDem terhadap AHY,” tambahnya.
Sudirman mengungkapkan Anies tak lepas begitu saja terhadap Demokrat usai Cak Imin jadi Cawapresnya. Hal itu Said ungkapkan karena tersebar narasi bahwa Anies tak mau berkomunikasi dengan Demokrat soal Muhaimin.
“Hari Jumat sebelum sidang majelis tinggi Demokrat, Pak Anies berusaha keras mengirim WA, menelepon, mengirim pesan lewat ajudan untuk jam berapa pun ingin bertemu,” ujar Sudirman di kanal Youtube Hersubeno Point FNN, dikutip Rabu (6/9/23).
Baca Juga: Buka KTT, Presiden Jokowi Bahas Peran Penting ASEAN bagi Dunia
Menurut Sudirman, Anies saat itu masih percaya bahwa Demokrat bisa terus bersama KPP meskipun dalam situasi krisis. Situasi krisis yang dimaksud adalah saat SBY sendiri melakukan konfrensi pers terkait apa yang terjadi versi Demokrat.
“Ketika keadaan begitu krisis bahkan Pak SBY menyampaikan arahannya dan disiarkan langsung lewat Youtube Pak Anies menyatakan “sudah cooling down dulu nanti kita lihat, saya merasa kita bisa berbagai tugas dengan Mas AHY’,” jelasnya.
Sementara itu, Politisi Demokrat yang juga eks Anggota tim delapan perwakilan Demokrat, Iftitah Sulaiman mengungkapkan bahwa permintaan pihak Anies untuk bertemu pihaknya bukan lagi untuk diskusi.
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Heboh Hoax Sebut AHY Mayor Karbitan, Sudirman Said Kaget: Saya Tahu dari Jusuf Kalla
-
Kriteria Cawapres Terus Mengerucut ke AHY, Anies Disebut Butuh Suara NU: Karena Rekam Jejak Hitam di Mata NU
-
AHY Masuk 5 Bakal Cawapres Ganjar, Sekjen Demokrat Singgung Soal Godaan: Kadang Buat Jadi Mikir Juga
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Waktu Imsak & Buka Puasa Jakarta 26 Februari 2026 Hari Ini, Catat Jam Sahur
-
5 Hal yang Membuat Samsung S26 Jadi Primadona Baru
-
7 Keuntungan Membeli Samsung S26 Bergaransi Resmi di Blibli
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Jadwal Imsak & Salat Palembang 26 Februari 2026 Hari Ini, Catat Waktu Sahur dan Magrib
-
5 Poin Penting Ibu Tiri di Sukabumi Tersangka Hingga Ayah Kandung Dibidik Polisi
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Waktu Imsak & Buka Puasa Bandar Lampung 26 Februari 2026 Hari Ini
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate