Bisnis / Keuangan
Minggu, 12 Juli 2026 | 11:10 WIB
Harga ayam [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
Baca 10 detik
  • Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga komoditas pangan domestik beragam pada Minggu, 12 Juli 2026.
  • Harga cabai dan bawang merah mengalami penurunan signifikan, sedangkan komoditas protein hewani seperti ayam mencatatkan tren kenaikan.
  • Harga beras, minyak goreng, dan gula pasir di pasar domestik cenderung stabil dengan perubahan nilai yang sangat minim.

Suara.com - Harga pangan pokok di pasar domestik menunjukkan tren pergerakan yang beragam pada akhir pekan ini.

Merujuk pada publikasi statistik Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia melalui platform resminya pada Minggu (12/7/2026), grafik harga untuk lini hortikultura seperti cabai merah merosot, sedangkan kelompok protein hewani khususnya ayam ras justru menunjukkan tren penguatan.

Penurunan harga yang cukup signifikan pada pekan ini dipimpin oleh komoditas cabai merah besar. Sektor ini mencatatkan koreksi sedalam 3,93 persen atau setara Rp2.000, sehingga menempatkan harga barunya di angka Rp48.850 per kilogram (kg).

Tren penurunan ini diikuti oleh cabai merah keriting yang merosot 4,24 persen atau berkurang Rp2.150 menjadi Rp48.600 per kg.

Untuk varian pedas lainnya, harga cabai rawit merah terkikis 3,55 persen atau turun Rp2.200 ke level Rp59.850 per kg. Kondisi berbeda dialami oleh komoditas cabai rawit hijau yang justru merangkak naik 1,31 persen atau bertambah Rp650 menjadi Rp50.350 per kg.

Sektor perbawangan juga memperlihatkan pola polarisasi yang sama. Koreksi harga terjadi pada bawang merah ukuran sedang yang turun sebesar 4,5 persen atau berkurang Rp2.150 menjadi Rp45.650 per kg. Sebaliknya, pasokan bawang putih ukuran sedang mengalami tekanan harga hingga naik 1,14 persen atau bertambah Rp500 menjadi Rp44.550 per kg.

Daging Ayam dan Sapi Menguat, Telur Menyusut

Beralih ke lini pangan sumber protein, harga daging ayam ras segar terpantau mengalami kenaikan sebesar 1,37 persen atau bertambah Rp500, membuat harganya kini berada di posisi Rp37.000 per kg.

Beriringan dengan itu, harga daging sapi kualitas I mengalami eskalasi tipis 0,23 persen atau naik Rp350 menjadi Rp150.550 per kg, disusul daging sapi kualitas II yang juga naik 0,35 persen atau Rp500 ke angka Rp141.950 per kg.

Baca Juga: Adu Resep Ayam Aldi Taher vs Chef Hideki, Siapa Lebih Kreatif?

Sementara itu, untuk komoditas telur ayam ras segar, beban pengeluaran konsumen sedikit berkurang setelah harganya turun 0,86 persen atau menyusut Rp250 menjadi Rp28.950 per kg.

Beras, Minyak Goreng, dan Gula Pasir Bertahan Stabil

Untuk kelompok pangan pokok sekunder, pergerakan harga relatif tidak menunjukkan gejolak yang berarti. Di sektor perberasan nasional, mayoritas harga terpantau ajek pada posisi sebelumnya:

Beras Kualitas Bawah I: Stabil pada harga Rp14.700 per kg.
Beras Kualitas Medium I: Bertahan di level Rp16.350 per kg.
Beras Kualitas Medium II: Konsisten di angka Rp16.150 per kg.
Beras Kualitas Super I: Tetap bertengger di harga Rp17.650 per kg.
Beras Kualitas Super II: Tidak mengalami perubahan di level Rp17.150 per kg.

Hanya sektor beras kualitas bawah II yang mencatatkan penyesuaian berupa kenaikan minor sebesar 0,34 persen atau naik Rp50 menjadi Rp14.550 per kg.

Di kategori pemanis, komoditas gula pasir kualitas premium kokoh di angka Rp20.300 per kg, sedangkan untuk varian gula pasir lokal mengalami kenaikan tipis 0,26 persen atau bertambah Rp50 menjadi Rp19.100 per kg.

Terakhir, komoditas minyak goreng secara umum mempertahankan stabilitas harganya di pasar. Minyak goreng jenis curah masih tertahan di posisi Rp20.550 per kg. Sementara untuk varian kemasan bermerek I dan bermerek II masing-masing ajek di angka Rp24.250 per kg dan Rp23.400 per kg.

Load More