PDI Perjuangan buka suara soal menjamurnya baliho Prabowo dan Gibran di sejumlah daerah. PDIP menganggap ada unsur memecah belah yang diduga dilakukan oleh gerakan atas. PDIP juga menilai ada Upaya menggiring opini dan memframing salah satu pihak.
“Kalau soal baliho kan ketahuan siapa yang memasang dan dari kelompok mana. Biasanya ada satu upaya khusus membuat framing tertentu ,” Kata Politisi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira di Jakarta, Jumat (8/9).
Sebelumnya Duet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mulai dipasarkan sebagai capres dan cawapres. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), sudah muncul baliho berukuran besar bergambar foto Prabowo dengan Gibran.
Baliho bergambar Prabowo-Gibran itu terpasang di salah satu sudut jalan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Tepatnya berada di perempatan jalan Bandara-Lamber Kape. Baliho berukuran besar ini memasang foto Prabowo yang tampak dengan setelan jas hitam. Di sampingnya terdapat foto Gibran yang tampil dengan baju koko putih.
Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan tanggapannya. Ia mengatakan akan menindaklanjuti foto dirinya di baliho yang belum berizin ini. Apalagi dalam baliho bertuliskan Gibran sebagai calon wakil presiden dan Prabowo sebagai calon presiden.
Anak Presiden Joko Widodo itu mengaku tidak tahu menahu soal pemasangan baliho dan menduga pemasangan baliho dilakukan oleh relawan. “Yang di Labuan Bajo itu kan belum izin. Satahu saya baru satu,”Kata Gibran.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat
-
Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api
-
MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar
-
Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026
-
Babak Akhir Siwalan Party: Hukuman untuk 25 Terdakwa Pesta Gay Surabaya
-
IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?
-
Eksploitasi Luka Pribadi: Menyoroti Sisi Gelap Tren Sadfishing di Medsos
-
KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi
-
Tragedi Carok di Lumajang: Istri Korban Sebut Ada Eksekutor Ketiga yang Habisi Suaminya Secara Keji
-
Kala Kota jadi Ruang Sepi: Membaca Antologi Apakah Kota Ini Kamar Tidurku?