Sarwendah menjadi salah satu di antara sederet publik figur yang mencari peruntungan dengan berjualan di TikTok. Istri Ruben Onsu itu pun sering melakukan live selama berjam-jam demi mencetak omzet fantastis.
Sayangnya, Sarwendah mengakui bahwa dirinya kini mulai kapok live jualan di TikTok. Hal itu tak lepas dari berbagai komentar bernada fitnah yang terus diterimanya.
Sarwendah merasa semakin ke sini komentar yang diterima semakin tidak masuk akal. Hal tersebut pun membuatnya benar-benar muak.
"Susah sih ya kalau di media sosial, aku nggak ngapa-ngapain aja digosipin. Secara aku kerja di rumah, ya kali laki gue nggak tahu. Kadang suka nggak masuk akal komentarnya, aku sampai nggak bisa berkomentar," ungkapnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, dikutip dari Suara.com.
Meski awalnya ia masih berusaha untuk abai, tapi oknum tersebut sepertinya tidak menyerah untuk terus memenuhi kolom komentar live Sarwendah dengan kalimat negatif. Alhasil, kini ibu dua anak itu memilih untuk mengurangi intensitas live-nya.
"Capek ah, aku nggak ngapa-ngapain. Makanya kalau ditanya, ya yang lebih nyaman aja sekarang lah. Jadi live-nya kalau aku ada kerja sama dengan brand, aku collab. Kalau nggak, lebih baik ngurus anak aja," ucapnya.
Sebelumnya, Sarwendah sempat jadi sorotan saat ia ngamuk melihat penonton live-nya turun drastis. Kabar terbaru, perempuan itu mengungkap bahwa ada pihak yang tak suka dengan usahanya sehingga akun TikTok miliknya diam-diam dilaporkan dan akhirnya memengaruhi jumlah penonton.
Tag
Berita Terkait
-
Sarwendah Ngamuk karena Penontonnya Sedikit saat Jualan di Live TikTok, Banjir Nyinyiran: Keluar Aslinya
-
Idap Skoliosis, Sarwendah Kini Rutin Pakai Korset
-
Sering Dapat Komentar Negatif, Sarwendah Pilih Berhenti Jualan di Live TikTok
-
Alasan Sarwendah Kecewa Berat Usai Jualan di TikTok Live Sepi, Benarkah Dibully Netizen?
-
Cewek yang Marah-marah karena Live Jualan TIkTok Sepi Penonton Ternyata Bukan Sarwendah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY