Partai Nasdem melihat peluang bakal capres Ganjar Pranowo bergabung bersama Prabowo Subianto bukan jadi ancaman bagi poros koalisi pengusung Anies dan Muhaimin. Namun Ketua DPP Nasdem Effendy Choirie mengatakan jika banyak pilihan bakal calon presiden akan lebih baik bagi demokrasi di Indonesia.
“Wacana berapapun boleh aja tapi yang riil politiknya seperti apa. Kan kadang wacana tidak sesuai dengan kenyataan politik. Faktanya saat ini Nasdem telah berkoalisi dengan PKB dan PKS. Kalo dari perspektif demokrasi rakyat semakin banyak pilihan semakin baik,”Kata Effendy di Jakarta, kemarin.
Sebelumnya Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani angkat bicara peluang duet Ganjar Pranowo dengan ketua umum partai Gerindra Prabowo Subianto di pilpres 2024. Kemungkinan ini mencuat seiring dengan munculnya wacana dua poros koalisi di pilpres.
Menurut Puan, sebelum didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih ada segala kemungkinan duet ini terealisasi. Diketahui jadwal pendaftaram capres-cawapres telah ditetapkan mulai 19 hingga 25 Oktober 2023.
Puan mengatakan hingga saat ini pihaknya terus menjalani komunikasi dengan seluruh partai politik dalam menyongsong gelaran pilpres 2024. “Bisa terjadi atau tidak terjadi kan semua partai punya kalkulasi. Masih dilihat dulu iya atau engga. Ini kan komunikasi dengan semua partai tetap dilakukan.”Kata Puan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000
-
Membuka Pandangan Baru tentang Muslim dan Kemajuan Modern di China
-
Solusi Perjalanan Jauh Tanpa Cemas, SUV Hybrid Wuling Eksion Diklaim Tembus 1.000 Km Sekali Isi
-
Pemprov Lampung Tebar Rp35 Miliar untuk Karpet Beton dan Aspal Baru Jalan di Pringsewu
-
Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu
-
Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!
-
Bercinta dengan Maut Jadi Ajang Aktor Muda Keluar dari Zona Nyaman, Maxime Bouttier Tampil Toxic
-
Lennart Karl, Bocah Ajaib Bayern Munich yang Diprediksi Jadi Bintang Piala Dunia 2026
-
Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun
-
Rupiah Anjlok, Harga Laptop Acer Kena Imbas