Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal pemimpin Indonesia ke depan yang menurutnya harus konsisten dan berani mengambil keputusan serta siap mengambil risiko. Jokowi menyebut ada potensi ketegangan dalam menghadapi pemilu 2024.
Tapi dirinya optimistis rakyat Indonesia sudah cukup dewasa dan siap menghadapi pemilu tahun depan. Jokowi menyebut Indonesia membutuhan pemimpin yang konsisten dan berani mengambil keputusan dan resiko serta berani menghadapi negara manapun.
“Masyarakat tidak boleh terbelah karena pemilu. Kedamaian juga tidak boleh koyak karena pemilu. Bangs aini butuh pemimpin yang konsisten yang berani mengambil keputusan, berani mengambil resiko, dan berani berhadapan dengan siapapun dan dengan negara manapun untuk kepentingan bangsa dan negara,”Ucap Jokowi saat menghadiri Apel Akbar Pasukan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), di Stadion Manahan Solo, Surakarta, Jawa Tengah, kemarin.
Menurut Jokowi, Indonesia merupakan satu dari banyak negara yang mampu bertahan ekonominya. Bahkan bertumbuh di tengah beratnya tantangan yang dihadapi dunia. Karena itu, lanjut Jokowi momentum baik itu harus terus bisa dijaga bersama-sama di tengah agenda besar pemilu dan tahun 2024 nanti. “Potensi risiko akan tetap ada, potensi ketegangan juga akan tetap ada,”pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
IHSG Rontok 8 Hari Beruntun, BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen Gagal Selamatkan Rupiah
-
Wangi Parfum Beradu Aroma Kandang: Kisah Nayla, Eks SPG Mobil Mewah yang Kini Jadi 'Pramugari' Sapi
-
5 Larangan bagi Orang yang Berkurban, Salah Satunya Dilarang Memotong Kuku!
-
Api Lahap Auditorium Lantai 4 Binus University di Jakarta Barat
-
Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI
-
Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
-
Lee Da Hae dan SE7EN Umumkan Kehamilan Anak Pertama Setelah 3 Tahun Menikah
-
6 Bisnis dan Karier yang Diprediksi Hoki Menurut Feng Shui di Tahun Kuda Api 2026
-
Dafta Negara Protes Kekejaman Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Termasuk 9 WNI
-
Sukses Tahan Borneo FC, Persijap Kini Incar Poin di Kandang Persib Bandung