Hotman Paris ikut mengomentari kasus kopi sianida yang telah berakhir sejak 2016 lalu. Ia seolah ikut meragukan soal Jessica Wongso yang jadi satu-satunya tersangka dalam kematian Mirna Salihin.
Pengacara kondang itu mengungkap bahwa di negara lain vonis hukuman tidak mungkin bisa dijatuhkan jika tidak ada bukti kuat. Hal inilah yang menurut Hotman Paris ada pada kasus Jessica Wongso.
"Kalau di Amerika seseorang tidak bisa divonis hukuman perang seperti ini kalau buktinya masih ragu-ragu, kalau buktinya tidak ada keraguan sedikitpun, tidak bisa," ucap Hotman Paris, dikutip dari akun Instagramnya.
Menurutnya, dalam kasus kematian Mirna tidak ada bukti kuat yang sebenarnya bisa jadi alasan Jessica ditetapkan sebagai pelaku. Ia bahkan mempertanyakan kredibilitas salah satu saksi ahli dalam kasus tersebut.
Hotman seolah ragu dengan pengakuan saksi yang memberatkan Jessica. Pasalnya, ia heran kenapa saksi yang dihadirkan itu bisa sepenuhnya tahu setiap menit bahkan detik dari peristiwa kematian Mirna.
"Dalam kasus Jessica bukti itu tidak ada yang telak, saya tidak tahu apakah ini kesalahan siapa ini, apakah dia dipegang pengacara atau tidak tapi yang jelas pada waktu ada saksi ahli yang didatangkan di persidangan yang memberatkan Jessica, saksi ahli tentang racun tersebut berani mengatakan bahwa racun tersebut diletakkan tanggal sekian jam sekian padahal dia diperiksa sebagai saksi," tutur Hotman.
"Dia memeriksa racun tersebut sudah hampir beberapa minggu setelah kematian Almarhum, jadi bagaimana dia tau jam berapa diletakkan itu racun," bebernya lagi.
Oleh karena itu, Hotman Paris turut mengungkap cara yang bisa menyelamatkan Jessica Wongso dari vonis hukumannya. Ia menyebut bahwa jika memang perempuan itu tak bersalah, maka satu-satunya langkah untuk bisa membebaskannya adalah dengan mengajukan grasi ke presiden.
Berita Terkait
-
Dulu Usut Pembunuhan Mirna, Kini Ferdy Sambo Susul Jessica Wongso Dipenjara karena Kasus Serupa
-
Diragukan Pihak Jessica Wongso, Begini Hasil Visum Jenazah Mirna Salihin
-
Film Ice Cold Viral, Instagram Irjen Krishna Murti Auto Digeruduk: Pengadilan Tuhan Itu Adil
-
Profil Sandhy Handika, Jaksa Ganteng yang Takut Citra Profesinya Buruk Jika Jessica Wongso Divonis Tidak Bersalah
-
Ayah Mirna Disorot Bawa Pistol Saat Wawancara, Bolehkah Sipil Punya Senpi?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik