Viralnya kembali kasus kematian Mirna Salihin membuat Jessica Wongso ikut disorot. Pasalnya, belakangan ini banyak pihak yang mulai merasa ada kejanggalan dari kasus tersebut.
Pengacara sekelas Hotman Paris bahkan sempat menyebut bahwa Jessica Wongso masih bisa diselamatkan dari kasus itu dengan cara grasi. Usut punya usut, Otto Hasibuan yang merupakan pengacara Jessica Wongso sudah pernah menawarkan cara tersebut.
"3 tahun yang lalu saya bicara dengan Jessica, dengan hati-hati saya katakan, saya hanya karena kasihan saja, walaupun saya nggak setuju, tapi saya iseng-iseng tanya, 'Jessica, seandainya saya bisa yakinkan presiden atau otoritas yang lain berdasarkan bukti-bukti hukum, agar kamu bisa dibebaskan dengan mengajukan Grasi, mau nggak?'," kata Otto Hasibuan dalam video yang beredar di TikTok.
Namun, penawaran itu ditolak oleh Jessica lantaran ia tak ingin mengakui kesalahan yang tidak pernah ia perbuat.
"Lantas dia tanya, 'Om, kalau Grasi syaratnya apa?', saya jawab, 'Syaratnya kau harus mengaku, dan meminta ampun kepada presiden', dia bilang, 'Om, maaf, saya tidak akan mau minta ampun, saya tidak mau mengakui perbuatan yang tidak pernah saya lakukan'," ungkap.
"Saya hampir menangis pada waktu itu, sedih saya," ucapnya lagi.
Kendati begitu, Otto memang sempat menanyakan kembali hal yang sama. Namun, Jessica tampaknya juga teguh dengan pendiriannya.
"Tiga atau lima hari yang lalu, saya bicara lagi sama Jessica, 'Karena mungkin waktu itu saya pikir kau masih baru beberapa tahun di dalam (penjara). belum tahu rasa sakitnya, setelah 7 tahun ini, siapa tahu kau berubah karena udah terlalu menderita di pengadilan'," tutur Otto.
"Saya tanya lagi sama Jessica, 'Jessica, yang kedua kali saya tanya, mau nggak kamu tuh untuk Grasi?', dia jawab, 'Om jangan tanya-tanya itu lagi, biarkan saya di sini, mau 10 tahun atau seumur hidup, nggak apa-apa. Kalau memang Om minta saya mengakui perbuatan yang nggak saya lakukan, saya tidak mau lakukan'," pungkasnya.
Baca Juga: Nggak Dibayar, Otto Hasibuan Beberkan Alasan Ngotot Bela Jessica Wongso Meski Terancam Hukuman Mati
Berita Terkait
-
Kasus Pembunuhan Mirna Kembali Ramai, Simak 6 Gejala Keracunan Sianida
-
Nggak Dibayar, Otto Hasibuan Beberkan Alasan Ngotot Bela Jessica Wongso Meski Terancam Hukuman Mati
-
Jessica Wongso Tolak Ajukan Grasi dan Minta Ampunan ke Presiden, Ini Alasannya
-
Ungkap Kejanggalan Kasus Kopi Sianida, Tayangan Otto Hasibuan dan Karni Ilyas Mendadak Hilang
-
Heboh Film Dokumenter Kopi Sianida Jessica Wongso, Berapa Klaim Asuransi Jiwa Mirna Salihin?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Eks Aktivis Reformasi 98 Dukung Prabowo, Minta Koruptor MBG Dihukum Seumur Hidup
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
BRI Bantul Salurkan KUR hingga Rp1,25 Triliun per Mei 2026, Dorong Kemajuan UMKM dan Ekonomi Daerah