Otto Hasibuan belakangan mengungkap keinginannya untuk membuka lagi kasus kematian Mirna Salihin yang menyebabkan Jessica Wongso divonis 20 tahun penjara. Niat itu pun sudah mendapat dukungan dari banyak pengacara lainnya, termasuk Deolipa Yumara.
Belum lama ini, mantan pengacara Richard Eliezer dalam kasus pembunuhan Brigadir J itu buka suara soal kasus kopi sianida. Ia mengungkap soal dirinya yang merasa tidak yakin Jessica Wongso benar-benar bersalah dalam kasus itu.
"Ketika melihat, mengikuti perkaranya Jessica di persidangan kita paham, banyak hal yang sumir, banyak hal yang belum kemudian dibuktikan secara baik, tapi karena proses sidang berjalan dan harus diputus, terjadi lah yang namanya keputusan dominan oleh keyakinan hakim,” kata Deolipa Yumara, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.
"Kembali ke pribadi saya bila melihat ini rasanya saya sendiri gak yakin sebagai pengacara kita melihat ini di persidangan mungkin hakim yakin, tapi pengacara, kami gak yakin pelakunya adalah Jessica,” sambungnya.
Oleh karena itu, ia mengaku siap jika kelak Otto Hasibuan meminta bantuan untuk mengusut ulang kasus tersebut.
"Kalau kita kalau dimintain bantuan selalu bersedia ya, hanya saja sebenarnya yang punya konteks lebih menguasai materi, menguasai keadaan ini adalah pengacaranya, yaitu Pak Otto Hasibuan, jadi kita dukung lah Pak Otto membuka kasus ini menjadi lebih terang lagi, kita dukung,” tuturnya.
"Kita cuma bisa mendukung, ayo kita kawal, kita bantu kawal kan sampai di mana, karena biar bagaimana bukan persoalan proses hukumnya yang penting, yang menjadi fokus kita seseorang ini yang belum tentu sebenarnya dipastikan secara bukti-bukti dan saksi dia lakukan, tapi sudah diputus bersalah dan sudah menjalani hukuman,” pungkas Deolipa Yumara.
Berita Terkait
-
Rumah Mendiang Mirna Salihin Kini Jadi Kontrakan, Sempat Bikin Takut Penghuni
-
Kontroversi Baru Dalam Kasus Mirna: Ibunda Jessica Wongso Salahkan Keteledoran Suami Mirna
-
Kontroversi Baru Dalam Kasus Mirna: Ibunda Jessica Wongso Salahkan Keteledoran Suami Mirna
-
Ayah Mirna Salihin Ungkap Bukti CCTV Baru dalam Kasus 'Kopi Sianida': Perhatikan Tangan Kiri Dia...
-
Pengacara Deolipa Yumara Siap Kawal Ulang Kasus Kopi Sianida, Yakin Jessica Wongso Bukan Pelaku Utama
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
Terkini
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Tutup Rangkaian Uji Coba vs Persibangga, Ini Catatan Stefan Keeltjes
-
Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Terbaru! Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
-
OJK Jatuhkan Denda Rp5,6 Miliar dalam Kasus IPO POSA, Benny Tjokro Disanksi Seumur Hidup
-
Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri
-
Promo BRI Ramadan Bantu Masyarakat Atur Pengeluaran Selama Puasa