Suara.com - Ada sebuah penelitian dalam ilmu kedokteran yang menguji pentingnya rangsangan payudara dan puting yang mampu meningkatkan gairah seksual lelaki dan perempuan selama bercinta.
Pada satu riset dilaporkan bahwa melakukan rangsangan pada puting pasangan sebagai bagian dari foreplay atau pemanasan.
Seperti dilansir dari researchgate.net, penelitian terbaru dalam The Journal of Sexual Medicine berjudul Nipple/Breast Stimulation and Sexual Arousal in Young Men and Women oleh Roy Levin (Sheffield, UK) dan Cindy Meston (Austin, TX) melaporkan bahwa 82 persen dari sampel perempuan menyatakan, rangsangan pada payudara -- terutama puting -- mampu meningkatkan gairah seksualnya. Dan bila telah terangsang, sentuhan dan ciuman pada puting akan membuat gairahnya kian bergelora.
Dan hanya 7 persen yang menyatakan rangsangan pada payudara justru menurunkan gairah seksual mereka. Sementara 25 persen meminta pasangan mereka menghentikan rangsangan pada puting selama bercinta.
Pada kasus lelaki, seperti pada perempuan, rangsangan pada puting merupakan hal yang menyenangkan, meski angkanya tidak sebesar pada perempuan, yaitu 52 persen. Sementara pada perempuan sebesar 82 persen.
Sebanyak 39 persen lelaki menyatakan rangsangan pada puting dapat meningkatkan gairah seksual, sementara pada perempuan sebesar 78 persen.
Tampaknya, jenis kelamin menjadi faktor perbedaan angka persentasi tersebut. Secara sosial terdapat stigma bahwa lelaki wajib merangsang pasangan perempuannya. Peran lelaki lebih pada pemberi rangsangan, dan hal tersebut pada akhirnya menjadi perilaku dalam masyarakat secara umum.
Aspek lain adalah perbedaan pelepasan hormon neuroipeptide yang merupakan stimulator kuat dalam aktivitas seksual. Lelaki memiliki hormon ini lebih banyak. Karenanya tidak mengherankan jika terdapat selisih persentasi dalam penelitian ini.
Hampir 82 persen pendapat responden perempuan menyatakan rangsangan puting payudara mampu meningkatkan gairah seksual. Dan 78 persen menyatakan jika gairah seksual mereka telah tergugah, rangsangan ke puting payudara mampu meledakkan gairah tersebut.
Pada lelaki 52 persen di antaranya melaporkan, bahwa rangsangan ke puting payudara akan meningkatkan gairah seksual mereka. Dan 39 persen di antaranya menyatakan bila telah terangsang, sentuhan ke puting payudara akan semakin membakar mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Blush On Apa yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Cek 5 Rekomendasi yang Paling Pas
-
Perempuan Sabu Raijua, Penjaga Tradisi dan Motor Ekonomi Gula Semut
-
Gimana Biar Pori-Pori Wajah Mengecil? Ini 5 Langkah Skincare yang Perlu Dilakukan
-
Apakah BPJS Mandiri Bisa Beralih ke BPJS PBI? Ini Panduan Lengkapnya
-
Cara Cek Desil Bansos 2026 via Web BPS, Kemensos, dan Aplikasi Cek Bansos
-
Kenapa Pakai Bedak Jadi Abu Abu? Ini 6 Pilihan Bedak Full Coverage Terbaik
-
5 Tas Branded Ori yang Bisa Dibeli di Shopee, Lebih Banyak Diskonnya
-
5 Parfum Lokal Terlaris di Shopee yang Wanginya Segar dan Tahan Lama
-
5 Rekomendasi Mukena Bahan Adem untuk Tarawih, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Hindari Sial! Ini 15 Pantangan Tahun Baru Imlek agar Hoki Sepanjang Tahun