Suara.com - Jatuh cinta kepada teman sendiri, dan orang yang membuat kita jatuh cinta ternyata hanya menganggap kita sebagai teman. Duh, mungkin agak sulit ya untuk melepaskan diri dari zona ini. Tapi, jangan biarkan diri Anda terlalu lama terjebak dalam situasi ini.
Segera berbuatlah sesuatu agar Anda tidak akan menyesal di kemudian hari. Karena sungguh tak ada yang lebih menyakitkan ketimbang melihat orang yang kita cintai bersanding dengan orang lain. Berikut sejumlah langkah yang bisa dilakukan jika memang mengalami hal ini:
Stop jadi orang yang terlalu baik baginya.
Kebaikan sering menutup kesempatan untuk sebuah hubungan romantis. Dia mungkin akan berpendapat Anda baik kepada semua orang. Itu yang kemudian membatasi hubungan yang lebih pribadi dengan si dia. Tetapi ini buka berarti Anda kemudian menjadi selfish, hanya jangan terlalu baik.
Tunjukkan Anda juga memiliki teman lain.
Anda tak bisa terus-terusan hanya pergi berdua dengan dia. Sesekali cobalah pergi bersama orang lain, jika dia memang menyimpan perasaan tertentu dia tentu akan bertanya lebih banyak siapa orang lain itu. Jika itu terjadi, maka ini saatnya Anda menyusun strategi untuk melangkah lebih jauh.
Robohkan batas itu.
Buka matanya, tapi jangan mencoba mengejarnya. Tunjukkan bahwa Anda menginginkan sebuah hubungan yang lebih dari sekedar pertemanan. Jadi sesekali menunjukkan rasa sayang Anda dengan kemesraan yang menunjukkan isi hati anda. Jika dia menunjukkan respon positif, maka selangkah lagi Anda akan keluar dari zona pertemanan ini. Jika yang terjadi sebaliknya, artinya dia memang hanya menganggap Anda sebagai kawan.
Menghilang beberapa saat.
'Memutuskan' hubungan untuk beberapa saat akan membuatnya kehilangan Anda. Jika dia menganggap Anda sebagai teman, mungkin dia hanya akan mengirim pesan pendek untuk menanyakan keadaan Anda. Jika memang itu yang terjadi, mungkin kini saatnya Anda mencari teman baru. Tetapi jika menghubungi dan tampak benar-benar ingin tahu apa yang Anda alami, mungkin inilah saat yang tepat untuk mengungkapkan perasaan Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda
-
Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua
-
Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit
-
4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam
-
31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen
-
Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal
-
Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?
-
5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser
-
Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya
-
Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya