Suara.com - Perempuan menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengkhawatirkan berbagai hal.
Demikian temuan yang didapat para ahli baru-baru ini setelah melakukan penelitian seputar berbagai hal yang sering dikhawatirkan perempuan dalam hidupnya.
Seperti dilansir dari Genius Beauty, para peneliti memperkirakan bahwa seorang perempuan menghabiskan waktu setidaknya sebulan setiap tahunnya untuk khawatir dan merasa cemas tentang penampilannya.
Secara khusus, perempuan sering khawatir tentang rambut, pakaian, berat badan, bentuk tubuh, dan kondisi kulitnya.
Selama seminggu, kekhawatiran ini bisa bertahan selama rata-rata dua belas jam empat menit, 26 hari per tahun.
Banyak waktu dihabiskan perempuan untuk sibuk memilih pakaian. Lebih tepatnya, 5 jam seminggu dihabiskan untuk memilih pakaian.
Kemudian seorang perempuan perlu waktu 1 jam 32 menit untuk mencemaskan pakaian yang dipilihnya sampai akhirnya ia merasa yakin bahwa pakaian yang dipilihnya itu memang cocok untuknya.
Sementara waktu yang dihabiskan perempuan untuk mengkhawatirkan kelebihan berat badannya diperkirakan memakan waktu selama 1 jam dan 46 menit.
Refleksi pada kebutuhan untuk mendapatkan berat badan ideal memakan waktu 22 menit. Sedangkan kecemasan tentang timbunan lemak dalam tubuhnya atau rambut keritingnya menyita waktu 57 menit.
Warna kulit dan kulit yang baik juga penting untuk berbagai perempuan. Hal ini dibuktikan dari banyaknya perempuan menghabiskan waktu selama 2 jam 22 menit selama seminggu.
Di antara gangguan lain, seorang perempuan dapat menyebutkan kekhawatirannya terkait dengan ukuran payudara.
Beberapa perempuan berpikir bahwa mereka memiliki payudara yang terlalu kecil, sementara yang lain menganggap payudara mereka terlalu besar.
Berita Terkait
-
Novel Her Own Hero, Perjuangan Perempuan Merebut Ruang Publik
-
Batas Tipis Kewarasan dalam Novel Perempuan di Dalam Piano
-
Buku The Women: Perang, Trauma, dan Perempuan yang Dihapus dari Sejarah
-
Antara Ibu dan Istri: Mengurai Rivalitas Perempuan yang Tak Pernah Diakui
-
Yang Terlupakan dan Dilupakan, Upaya Melawan Sunyi dalam Sejarah Perempuan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Ini Asal Usul Gamis Bini Orang yang Ramai Diburu
-
Apakah Mengupil Bisa Membatalkan Puasa? Hati-hati, Jangan Sampai Melewati Batas Ini
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BNI Jelang Idulfitri, Begini Prosedur dan Tipsnya
-
5 Inspirasi Menu Buka Puasa Simple Ini Dijamin Enak, Bergizi, dan Bikin Perut Nyaman
-
Resep Sambal Kacang Gorengan, Pelengkap Bakwan dan Tahu Isi Kala Buka Puasa
-
Bolehkah Berenang saat Puasa? Begini Penjelasan Hukumnya Menurut Ustaz
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Melati yang Menenangkan dan Menyegarkan
-
5 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Melindungi Kulit dari Radikal Bebas
-
Sunscreen untuk Atasi Flek Hitam Harganya Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bagus
-
30 Ide Kata-Kata Ngabuburit Lucu yang Bikin Nunggu Buka Puasa Nggak Kerasa