Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun banyak taman di wilayah ibu kota sebagai salah satu sarana ruang sosialisasi untuk anak-anak.
"Kita memang punya rencana untuk memperbanyak taman di Jakarta, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tempat bermain bagi anak-anak," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2014).
Menurut dia, penyediaan taman-taman tersebut merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh Pemprov DKI untuk mengurangi jumlah kasus kekerasan yang terjadi pada anak-anak.
"Karena kalau kita perhatikan lagi, perilaku anak-anak saat ini mengerikan. Ada yang menganiaya temannya, mengancam bunuh diri dan lain-lain. Tidak tahu kenapa bisa sampai begitu," ujar laki-laki yang biasa disapa Ahok ini.
Oleh karena itu, dia menuturkan agar perilaku buruk tersebut tidak terulang kembali, pihaknya akan membangun banyak taman sebagai tempat bermain sekaligus tempat sosialisasi untuk anak-anak.
"Taman-taman itu nantinya bisa digunakan sebagai tempat bermain untuk anak-anak. Di situ, anak-anak bisa belajar dan bermain bersama. Diharapkan, itu bisa mengurangi kasus kekerasan pada anak yang terjadi di Jakarta," tuturnya.
Pemprov DKI kini masih terus mencari lahan yang sekiranya dapat dibuat taman dan ruang terbuka hijau (RTH). "Sampai sekarang, kita masih mencari-cari areal yang bisa disulap menjadi taman. Kita juga mengimbau agar warga bersedia menjual tanahnya untuk dijadikan taman," kata Basuki. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut