Suara.com - Orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya, umumnya menjadi tidak sabar dalam menghadapi balitanya yang kurang patuh atau tidak mendengarkan. Mereka tidak menemukan cara, selain bersikap keras bahkan hingga memukul anak. Padahal cara ini bukan cara yang tepat.
Sebagai orang tua, harusnya hati-hati menganalisa tingkah balitanya yang tidak patuh. Anda perlu mencari tahu latar belakang mengapa mereka berperilaku seperti itu. Menurut para ahli , alasan mengapa balita tidak mendengarkan karena mereka ingin menjadi pusat perhatian.
Jadi ketimbang memilih cara keras dengan menggunakan tongkat, lebih baik Anda mencoba metode berikut ini:
1. Bersikap tegas
Jika Anda menemukan si kecil tidak mendengarkan Anda, sesekali 'hukum' dia. Anda bisa menggiring dia berdiri di satu sudut di rumah. Jelaskan pada si kecil tentang pentingnya mendengarkan, agar dia berhenti bersikap keras kepala dan lebih hormat.
2. Apresiasi
Cara lain untuk membuat si kecil lebih mendengarkan adalah dengan mengapresiasi ketika mereka bersikap baik. Bisa berupa pujian atau bahkan bingkisan kecil, seperti kue atau sejenisnya. Ini akan membuatnya merasa jika dia mendengarkan Anda, ia akan mendapat 'imbalan'.
3. Bersikaplah afirmatif
Anda dapat afirmatif dengan tidak hanya meningkatkan suara Anda , tetapi juga dalam tindakan yang membuat si kecil paham bahwa dia telah berbuat salah. Pastikan bahwa anak Anda tahu siapa yang bertanggung jawab dan siapa yang tua di rumah .
4. Tanamkan bahwa mendengarkan itu menyenangkan
Anda perlu mencoba beberapa cara untuk membuatnya menilai mendengarkan itu menyenangkan. Salah satu caranya adalah dengan memainkan permainan mendengarkan sehingga ia memahami mendengarkan atau bersikap patuh itu penting dan baik untuk dia.
5. Jangan biarkan dia menirukan
Berulang kali memanggil nama anak Anda, tidak akan membuatnya mendengarkan. Jadi lebih baik mengabaikannya ketika dia mencoba menirukan Anda, ini akan membuat mereka mengerti bahwa dia telah bersikap tidak benar dan Anda tidak menyukainya. (boldsky.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Selat Malaka Ada di Mana? 'Jantung' Ekonomi Dunia Tak Kalah Penting Dibanding Selat Hormuz
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026
-
3 Rekomendasi Sandal Recovery Ortuseight, Nyaman Dipakai usai Olahraga dan Aktivitas Seharian
-
5 Zodiak Paling Hoki pada 10 April 2026, Keuangan dan Karier Lancar Jaya
-
Terpopuler: Gaji Kepala Samsat yang Dicopot Dedi Mulyadi hingga Shio Paling Hoki
-
5 Parfum Wanita Paling Enak Wanginya, Aroma Antimainstream
-
5 Shio Paling Hoki pada 10 April 2026, Bakal Mandi Cuan dan Kebahagiaan