Suara.com - Kemasan saset telah lama menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Ukurannya yang kecil dan harganya yang terjangkau membuat berbagai produk rumah tangga, mulai dari sabun hingga sampo, lebih mudah diakses oleh masyarakat berpenghasilan rendah.
Namun, di balik kemudahan tersebut, saset juga menjadi salah satu penyumbang sampah plastik yang paling sulit ditangani.
Berbeda dengan botol atau kemasan plastik berukuran besar yang masih memiliki nilai ekonomi untuk didaur ulang, saset kerap berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
Ukurannya yang kecil, ringan, dan mudah tercampur dengan sampah organik membuat kemasan ini sulit dipilah dan nyaris tidak memiliki nilai jual.
Kondisi tersebut mendorong Koordinator Refillin, Jofanny Ahmad, mencari cara untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap produk kemasan sekali pakai.
Terinspirasi dari konsep pedagang keliling yang mendatangi konsumen secara langsung, ia memodifikasi sepeda untuk menjajakan sabun curah dari rumah ke rumah di sejumlah wilayah di Jawa Timur.
“Aku keliling pakai sepeda sambil edukasi ke masyarakat. Aku punya metode yang namanya nyadu, yaitu nyeles sambil edukasi,” ujar Jofanny dalam diskusi di Raksha Loka Fest 2026 yang digelar GEF SGP (Global Environment Facility-Small Grants Programme) Indonesia, Sabtu (23/5).
Melalui pendekatan tersebut, Jofanny tidak hanya menjual produk isi ulang, tetapi juga mengajak warga memahami dampak lingkungan dari penggunaan saset yang terus meningkat.
Mengubah Kebiasaan Konsumen
Baca Juga: Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
Menurut Jofanny, tantangan terbesar bukanlah menyediakan produk isi ulang, melainkan mengubah cara pandang masyarakat. Banyak warga menganggap produk curah lebih mahal karena dijual dalam wadah besar, meski secara harga per volume justru lebih ekonomis dibanding produk saset.
Untuk mengatasi hal itu, Refillin menyediakan takaran 200 mililiter yang disesuaikan dengan kemampuan belanja harian masyarakat desa.
Dari berbagai percakapan dengan warga, terutama ibu rumah tangga, Jofanny menemukan bahwa banyak konsumen tidak pernah membandingkan jumlah produk yang diperoleh dari saset dengan produk isi ulang pada harga yang sama.
“Ketika dibandingkan, mereka baru sadar ternyata isi saset sering kali lebih sedikit dibanding produk curah dengan harga yang setara,” katanya.
Ia juga menyoroti minimnya sistem pengelolaan sampah untuk kemasan saset. Tidak seperti botol plastik atau kardus yang masih dapat dijual ke bank sampah, sebagian besar saset tidak memiliki nilai ekonomi setelah digunakan.
“Kita enggak tahu bahayanya saset itu apa, terus enggak ada peringatan saset harus dibuang ke mana. Di TPS dan di bank sampah pun enggak ada nilainya,” ujar Jofanny.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Kumpulan Teka-teki MPLS Kocak Edisi Snack, Lengkap dengan Jawabannya
-
7 Toko Online Terpercaya yang Menjual Sepatu Jalan Berkualitas di Indonesia, Produk Dijamin Ori
-
4 Pilihan Sepatu Running Nike yang Diskon di Sports Station, Potongan sampai 50 Persen
-
4 Sabun Cuci Muka Scora Rp30 Ribuan untuk Kulit Kusam, Berjerawat, dan Sensitif
-
Siapa Nama Juru Kunci Gunung Kawi?
-
5 Zodiak yang Memiliki Trust Issue Tinggi, Paling Sulit Percaya pada Orang Lain
-
Sunscreen Biore UV Aqua Rich Watery Essence untuk Kulit Apa? Ini Manfaatnya dan Review Pengguna
-
Air Fryer Low Watt Terbaik Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Murah dan Hemat Listrik
-
Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
-
5 Rekomendasi Bedak Two Way Cake Murah untuk Pori-Pori Besar, Hasil Flawless Bebas Cakey